Abu Hasan

مجموعة الاسلامية على نهج سلف الأمة

Minggu, 15 Januari 2017

SIKAP DI TAHUN BARU MASEHI

☝🏻 *LARANGAN KERAS MENGUCAPKAN : SELAMAT ATAS LAHIRNYA ANAK TUHAN (NATAL)*

🔵 Inilah akibat perayaan natal (memperingati hari kelahiran Isa Al Masih)

🌹Allah -subhanahu wa ta'ala- berfirman:

ﻭَﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﺍﺗَّﺨَﺬَ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦُ ﻭَﻟَﺪﺍً ‏(88‏)
ﻟَﻘَﺪْ ﺟِﺌْﺘُﻢْ ﺷَﻴْﺌﺎً ﺇِﺩّﺍً ‏(89 ‏)
ﺗَﻜَﺎﺩُ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕُ ﻳَﺘَﻔَﻄَّﺮْﻥَ ﻣِﻨْﻪُ ﻭَﺗَﻨﺸَﻖُّ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽُ ﻭَﺗَﺨِﺮُّ ﺍﻟْﺠِﺒَﺎﻝُ ﻫَﺪّﺍً ‏( 90 ‏)
ﺃَﻥ ﺩَﻋَﻮْﺍ ﻟِﻠﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﻭَﻟَﺪﺍً ‏( 91 ‏)
ﻭَﻣَﺎ ﻳَﻨﺒَﻐِﻲ ﻟِﻠﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺃَﻥ ﻳَﺘَّﺨِﺬَ ﻭَﻟَﺪﺍً ‏( 92 ‏)
ﺇِﻥ ﻛُﻞُّ ﻣَﻦ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺇِﻟَّﺎ ﺁﺗِﻲ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﻋَﺒْﺪﺍً ‏(93‏)

*"Dan mereka mengatakan bahwa Allah punya seorang anak* (88)
Sungguh kalian telah mendatangkan suatu perkara yang sangat keji/mungkar (89)
Hampir saja langit pecah karenanya dan bumi terbelah serta gunung menjadi runtuh dengan sehancur-hancurnya (90)
Karena mereka menuduh bahwa Allah punya anak (91)
Padahal tidaklah patut bagi Allah mempunyai anak (92)
Tidaklah yang ada di langit dan di bumi kecuali seluruhnya akan datang kepada Allah sebagai seorang hamba (93)".
______
(QS. Maryam : 88-93)

🔵 Tidak pantas seorang manusia yang hina dan lemah berani dan lancang menyematkan sifat² buruk kepada Tuhan Yang Agung. Menistakan Allah dengan mensifatinya ; punya anak, punya istri, punya mbah, tuhan beranak.

☝Allah تعالى tidak pantas memiliki Anak dan diperanakkan. Sungguh keji seorang yang berkata "selamat atas lahirnya anak tuhan (natal)". "Selamat atas lahirnya cucu tuhan", "Selamat atas lahirnya bapaké tuhan".

ﻗُﻞْ ﻫُﻮَ ﺍﻟﻠَّﻪُ *ﺃَﺣَﺪٌ*‏
ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟﺼَّﻤَﺪُ ‏
ﻟَﻢْ ﻳَﻠِﺪْ ﻭَﻟَﻢْ ﻳُﻮﻟَﺪْ
ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻜُﻦْ ﻟَﻪُ ﻛُﻔُﻮًﺍ ﺃَﺣَﺪٌ ‏

1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha *Esa*
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”


⛔ *HARUSKAH IKUT BERPESTA PERGANTIAN TAHUN ??*





 🔵Dari Abu ‘Umair bin Anas dari bibinya yang termasuk shahabiyah anshar, dia berkata ;


‏( ﺍﻫْﺘَﻢَّ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲُّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻟِﻠﺼَّﻠَﺎﺓِ ﻛَﻴْﻒَ ﻳَﺠْﻤَﻊُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﻟَﻬَﺎ ، ﻓَﻘِﻴﻞَ ﻟَﻪُ : ﺍﻧْﺼِﺐْ ﺭَﺍﻳَﺔً ﻋِﻨْﺪَ ﺣُﻀُﻮﺭِ ﺍﻟﺼَّﻠَﺎﺓِ ﻓَﺈِﺫَﺍ ﺭَﺃَﻭْﻫَﺎ ﺁﺫَﻥَ ﺑَﻌْﻀُﻬُﻢْ ﺑَﻌْﻀًﺎ ﻓَﻠَﻢْ ﻳُﻌْﺠِﺒْﻪُ ﺫَﻟِﻚَ ، ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﺬُﻛِﺮَ ﻟَﻪُ ﺍﻟْﻘُﻨْﻊُ ‏( ﻳﻌﻨﻲ : ﺍﻟﺒﻮﻕ ‏) ، ﻓَﻠَﻢْ ﻳُﻌْﺠِﺒْﻪُ ﺫَﻟِﻚَ ، ﻭَﻗَﺎﻝَ : ﻫُﻮَ ﻣِﻦْ ﺃَﻣْﺮِ ﺍﻟْﻴَﻬُﻮﺩِ ، ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﺬُﻛِﺮَ ﻟَﻪُ ﺍﻟﻨَّﺎﻗُﻮﺱُ ، ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﻫُﻮَ ﻣِﻦْ ﺃَﻣْﺮِ ﺍﻟﻨَّﺼَﺎﺭَﻯ ، ﻓَﺎﻧْﺼَﺮَﻑَ ﻋَﺒْﺪُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺑْﻦُ ﺯَﻳْﺪِ ﺑْﻦِ ﻋَﺒْﺪِ ﺭَﺑِّﻪِ ﻭَﻫُﻮَ ﻣُﻬْﺘَﻢٌّ ﻟِﻬَﻢِّ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ، ﻓَﺄُﺭِﻱَ ﺍﻟْﺄَﺫَﺍﻥَ ﻓِﻲ ﻣَﻨَﺎﻣِﻪِ ‏) ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ ‏( 498 ‏)

“Nabi memikirkan bagaimana cara mengumpulkan orang untuk shalat berjamaah. Ada beberapa orang yang memberikan usulan. Yang pertama mengatakan, *"Kibarkanlah bendera* ketika waktu shalat tiba. Jika orang-orang melihat ada bendera yang berkibar maka mereka akan saling memberi tahukan tibanya waktu shalat’. Namun Nabi tidak menyetujuinya. Orang kedua mengusulkan agar *meniup terompet.* Nabi pun tidak setuju, beliau bersabda, ‘ Membunyikan terompet adalah perilaku orang-orang Yahudi. ’ Orang ketiga mengusulkan agar *memukul lonceng.* Nabi berkomentar, ‘ Itu adalah perilaku Nasrani. ’ Setelah kejadian tersebut, Abdullah bin Zaid bin Abdi Rabbihi pun pulang.” (HR. Abu Daud, no.498 dan Al-Baihaqi, no.1704)

🔵Setelah menyebutkan hadis di atas, Syaikhul Islam mengatakan,

ﻓﻌَّﻠﻞ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻛﺮﺍﻫﺘﻪ ﻟﻠﺒﻮﻕ ﺑﺄﻧﻪ ﻣﻦ ﺃﻣﺮ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ ، ﻭﻛﺮﺍﻫﺘﻪ ﻟﻠﻨﺎﻗﻮﺱ ﺑﺄﻧﻪ ﻣﻦ ﺃﻣﺮ ﺍﻟﻨﺼﺎﺭﻯ ، ﻭﻫﺬﺍ ﻳﻘﺘﻀﻲ ﻧﻬﻴﻪ ﻋﻤﺎ ﻫﻮ ﻣﻦ ﺃﻣﺮ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ ﻭﺍﻟﻨﺼﺎﺭﻯ .

“Bahwasanya Nabi صلى الله عايه ketika beliau tidak suka dengan terompet gaya yahudi yang ditiup, beliau beralasan, itu adalah kebiasaan Yahudi dan tidak suka memukul lonceng karena itu kebiasaan Nasrani…"
(Iqtidha’ Shirat al-Mustaqim , Hal.117 – 118)

🔵Berdasarkan keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa meniup terompet di tahun baru termasuk hal yang tidak disukai Nabi karena meniru kebiasaan orang Yahudi. Seorang yang mencintai Nabinya dan membenci Yahudi tentunya akan lebih memilih petunjuk Nabi dari pada petunjuk Yahudi dan Nasrani yang sesat.





 ‏( ﻗﻠﺖ : ﻳَﺎ ﻧَﺒِﻲَّ ﺍﻟﻠَّﻪِ ، ﺃَﺧْﺒِﺮْﻧِﻲ ﻋَﻤَّﺎ ﻋَﻠَّﻤَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ، ﻭَﺃَﺟْﻬَﻠُﻪُ ، ﺃَﺧْﺒِﺮْﻧِﻲ ﻋَﻦْ ﺍﻟﺼَّﻠَﺎﺓِ ، ﻗَﺎﻝَ : ﺻَﻞِّ ﺻَﻠَﺎﺓَ ﺍﻟﺼُّﺒْﺢِ ، ﺛُﻢَّ ﺃَﻗْﺼِﺮْ ﻋَﻦْ ﺍﻟﺼَّﻠَﺎﺓِ ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﻄْﻠُﻊَ ﺍﻟﺸَّﻤْﺲُ ، ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﺮْﺗَﻔِﻊَ ، ﻓَﺈِﻧَّﻬَﺎ ﺗَﻄْﻠُﻊُ ﺣِﻴﻦَ ﺗَﻄْﻠُﻊُ ﺑَﻴْﻦَ ﻗَﺮْﻧَﻲْ ﺷَﻴْﻄَﺎﻥٍ ، ﻭَﺣِﻴﻨَﺌِﺬٍ ﻳَﺴْﺠُﺪُ ﻟَﻬَﺎ ﺍﻟْﻜُﻔَّﺎﺭُ ، ....ُ ‏) ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ ‏( 832 ‏) .


"Wahai nabi, ajarkan kepada kami sholat sebagaimana Allah mengajarkan kepadamu." Kemudian nabi sholat subuh lalu duduk sebentar hingga terbit matahari sampai tinggi. Dan apabila matahari telah terbit, maka janganlah kamu shalat hingga matahari meninggi, karena matahari terbit diantara dua tanduk syetan, dan shalat pada waktu itu adalah *ibadahnya orang-orang kafir.*..... (Riwayat Muslim)


🔵Hadits ini menunjukkan tentang Larangan Keras Menyerupai ibadahnya orang² kafir. Apalagi orang Islam ikut²an beribadah di gereja. Ini namanya kufur. Bukan lagi toleransi.

🔵 Syaikhul Islam berkata :

" ﻓﻘﺪ ﻧﻬﻰ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻋﻦ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﻗﺖ ﻃﻠﻮﻉ ﺍﻟﺸﻤﺲ ﻭﻭﻗﺖ ﺍﻟﻐﺮﻭﺏ ﻣﻌﻠﻼً ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻨﻬﻲ ﺑﺄﻧﻬﺎ ﺗﻄﻠﻊ ﻭﺗﻐﺮﺏ ﺑﻴﻦ ﻗﺮﻧﻲ ﺷﻴﻄﺎﻥ ، ﻭﺃﻧﻪ ﺣﻴﻨﺌﺬ ﻳﺴﺠﺪ ﻟﻬﺎ ﺍﻟﻜﻔﺎﺭ .

'Nabi sungguh telah lelarang sholat tepat pada saat terbit matahari dan juga tepat saat terbenam matahari, karena bertepatan munculnya dua tanduk syetan, dan pada saat itu pula orang-orang kafir sujud kepada matahari'

🔵Sudah diketahuI bahwa seorang mukmin tidak bersujud kepada matahari, tapi hanya bersujud kepada Allah semata. Dan seprang muslim *tidak boleh menyerupai ibadahnya orang kafir* menyembah matahari pada saat timbul dan terbenamnya bintang matahari.

🔵 Saddu dzari'ah, pencegahan menyerupai secara lahir agar tidak sama apa yang di dalam batin.

ﻭﻋﻦ ﻋَﺒْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺑْﻦَ ﻋَﺒَّﺎﺱٍ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻬُﻤَﺎ ﻗﺎﻝ : ﺣِﻴﻦَ ﺻَﺎﻡَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﻮْﻡَ ﻋَﺎﺷُﻮﺭَﺍﺀَ ﻭَﺃَﻣَﺮَ ﺑِﺼِﻴَﺎﻣِﻪِ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ : ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ، ﺇِﻧَّﻪُ ﻳَﻮْﻡٌ ﺗُﻌَﻈِّﻤُﻪُ ﺍﻟْﻴَﻬُﻮﺩُ ﻭَﺍﻟﻨَّﺼَﺎﺭَﻯ ، ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ : ‏( ﻓَﺈِﺫَﺍ ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟْﻌَﺎﻡُ ﺍﻟْﻤُﻘْﺒِﻞُ ﺇِﻥْ ﺷَﺎﺀَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺻُﻤْﻨَﺎ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡَ ﺍﻟﺘَّﺎﺳِﻊَ ‏) ، ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﻠَﻢْ ﻳَﺄْﺕِ ﺍﻟْﻌَﺎﻡُ ﺍﻟْﻤُﻘْﺒِﻞُ ﺣَﺘَّﻰ ﺗُﻮُﻓِّﻲَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ . ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ ‏( 1134 ‏) .




🔵 Demikian pula ketika Rosulullah mendapati di Madinah ada orang Yahudi dan Nasrani berpuasa di hari 10 Muharrom, maka nabi selisihi mereka dengan berpuasa di hari 9 nya.

🔵Maka Ibnu 'Abbasﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﺎ ‏ berkata ;

ﺻﻮﻣﻮﺍ ﺍﻟﺘﺎﺳﻊ ﻭﺍﻟﻌﺎﺷﺮ ، ﺧﺎﻟﻔﻮﺍ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ ‏ (ﺃﺧﺮﺟﻪ ﺍﻟﺒﻴﻬﻘﻲ)

"Berpuasalah di hari ke-9 dan hari ke-10, berbedalah dengan Yahudi"

(ﻭﺻﺤﺤﻪ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ ﻓﻲ "ﺣﺠﺎﺏ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﺔ " ‏; ﺹ 177 ‏) .

🔵Inilah dalil tegas tentang larangan menyamai orang² kafir musyrik dari ibadah dan kekhususan mereka. Maka hendaknya seorang muslim memperhatikannya. Betapa banyak manusia bermirip-mirip sedikit demi sedikit dengan kekafiran, akhirnya lama-lama-lama benar² sama persis keyakinannya di dalam batin.

🔵Maka di pergantian tahun yang terjadi di masyarakat kita benar² tercampur aneka ragam kemungkaran. Alias *malam (3 in 1)* three in one. Kesyirikan, kemungkaran dan kemaksiyatan dalam satu malam.

🔵 Nasrani menggunakan lonceng untuk memanggil umatnya untuk beribadah. Orang Yahudi menggunakan terompet untuk memanggil jama'ahnya ketika beribadah. Majusi zoroaster mengyalakan api untuk memanggil jama'ahnya ketika beribadah.

⛔Dan pada countdown jam 00.00 di malam tahun baru, sebagian umat Islam menggunakan ketiganya dalam satu waktu.

🔵Lonceng berbunyi,
Terompet berbunyi,
Kembang api dinyalakan.
Maka malam itu mengikuti tiga agama sekaligus, Nashrani, Yahudi & Majusi.

🔵Malam itu terompet-terompet ditiup oleh bibir-bibir kaum muslimin. Na'udzubullah..
🔵Maka benarlah apa yg telah disabdakan Rasulullah 14 abad yg lalu,
🔵Dari Abu Sa‘id Al Khudri,ia berkata:

Rasululah bersabda,

ﻟَﺘَﺘّﺒِﻌُﻦّ ﺳَﻨَﻦَ ﺍﻟّﺬِﻳﻦَ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻠِﻜُﻢْ . ﺷِﺒْﺮﺍً ﺑِﺸِﺒْﺮٍ ، ﻭَﺫِﺭَﺍﻋﺎً ﺑِﺬِﺭَﺍﻉٍ ﺣﺘﻰ ﻟﻮ ﺩﺧﻠﻮﺍ ﻓﻲ ﺟﺤﺮ ﺿﺐ ﻻﺗﺒﻌﺘﻤﻮﻫﻢ...
"Sungguh kalian akan mengikuti kebiasaan umat-umat sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal,sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke dalam lubang biawak sekalipun, niscaya kalianpun akan juga ikut masuk ke dalamnya.

🔵Mereka (para sahabat) bertanya:

Wahai Rasulullah, apakah mereka kaum Yahudi dan Nasrani.?
Lalu beliau berkata, Siapa lagi ?". (HR. Bukhari dan Muslim)

🔵Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan,

"Tidak diragukan lagi bahwa umat Islam ada yang kelak akan mengikuti jejak Yahudi dan Nashrani dalam sebagian perkara". (Majmu’ Al Fatawa, 27:286)

🔵Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda,

ﻣَﻦْ ﺗَﺸَﺒَّﻪَ ﺑِﻘَﻮْﻡٍ ﻓَﻬُﻮَ ﻣِﻨْﻬُﻢْ ‏
(ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ ‏; ﺍﻟﻠﺒﺎﺱ / 3512 ‏)

"Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka".
(HR.Ahmad 2:50 dan Abu Daud no.4031)

🔵Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda,

 ﻟﻴﺲ ﻣﻨﺎ ﻣﻦ ﺗﺸﺒﻪ ﺑﻐﻴﺮﻧﺎ ، ﻻ ﺗﺸﺒﻬﻮﺍ ﺑﺎﻟﻴﻬﻮﺩ ﻭﻻ ﺑﺎﻟﻨﺼﺎﺭﻯ

"Bukan termasuk golongan kami siapa saja yang menyerupai umat selain kami".

(HR.Tirmidzi no.2695)

⛔ *MALAM PERGANTIAN TAHUN, MENJAGA DIRI DARI KEMAKSIATAN*

⛔ Barangkali anda yang tinggal di desa terpencil atau di lingkungan yang baik, tidak percaya bahwa di malam tahun baru itu terjadi berbagai kemaksiyatan di hampir seluruh penjuru bumi. Ada yang berciuman, pesta musik, mabuk, berzina, ikhtilat, meninggalkan sholat dan beraneka ragam kemungkaran.

⛔Justru mereka menyelenggarakan berbagai keramaian pesta, konser, dengan serangkaian dalih ; ini kebaikan. Apa salahnya ? Kelirunya yang mana ? Kenapa begini saja dosa ? Cuma begini saja berdosa, kok kaku sekali.... dijadikan indah anggapan mereka dengan apa yang mereka lakukan.

ﻭَﺯَﻳَّﻦَ ﻟَﻬُﻢُ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥُ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟَﻬُﻢْ ﻓَﺼَﺪَّﻫُﻢْ ﻋَﻦِ ﺍﻟﺴَّﺒِﻴﻞِ ﻓَﻬُﻢْ ﻟَﺎ ﻳَﻬْﺘَﺪُﻭﻥ

"Dan setan menjadikan terasa indah bagi mereka perbuatan mereka (yang buruk) itu, sehingga dia (setan) menghalang-halangi mereka dari jalan (yang baik) maka mereka pun tidak mendapatkan petunjuk" (QS. AnNaml : 21)

⛔Joget dansa-dansi bercampur laki-laki perempuan, konser Nyanyian dikatakan sebagai kreatifitas seni dan expresi talenta.....INDAH BUKAN ?

⛔ Menyembah patung bisu gundul kuning plontos, ngalap berkah, meminta dan berdoa kepada mayat di kuburan, dibilang apa ? Ini melestarikan budaya para leluhur dan menghargai maha karya nenek moyang kita.... Indah bukan ?

⛔Mengikuti acara misa natal bersama oleh mahasiswa muslim yang keblinger dengan dalih ; ini menghargai perbedaan toleransi dan prularisme. Oh,..... indaaahnya.

ﻓَﺰَﻳَّﻦَ ﻟَﻬُﻢُ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥُ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟَﻬُﻢْ ﻓَﻬُﻮَ ﻭَﻟِﻴُّﻬُﻢُ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡَ ﻭَﻟَﻬُﻢْ ﻋَﺬَﺍﺏٌ ﺃَﻟِﻴﻢ
ٌ
"Maka setan menjadikan terasa indah bagi mereka perbuatan (yang buruk) itu, sehingga dia (setan) menjadi pemimpin mereka pada hari ini dan mereka akan mendapat siksa yang sangat pedih." (QS. An-Nahl : 63)

⛔ Memakai rok mini hingga pangkal auratnya terlihat, pakai baju semi terbuka, tampak pusar dan tato dadanya. Bilangnya apa ? Ya inilah trend masa kini, memang style dan mode yang begini, sense of fashionable, mengikuti perkembangan modernisasi ya begini. Rasional dan logis bukan alasannya ? ......Indah bukan ?

⛔ *SEJARAH SEBENARNYA PERAYAAN 1 JANUARI*

🐾 1 Januari. Sebenarnya berasal dari nama dewa bangsa Romawi kuno, Janus, dewa pintu dan semua permulaan. Menurut sejarah, Janus adalah dewa sakti bermuka dua (satu muka ke depan dan yang satu lagi ke belakang).

🔵Tahun Baru pertama kali dirayakan pada 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah berlaku sejak abad ketujuh SM. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.

🐾 Sehingga urutan bulan menjadi:
1) Januarius,
2) Februarius,
3) Martius,
4) Aprilis,
5) Maius,
6) Iunius,
7) Quintilis,
8) Sextilis,
9) September,
10) October,
11) November,
12) December.

🔵 Pada tahun 1582 M Kalender Julian diganti dengan Kalender Gregorian. Dinamakan Gregorian karena dekrit rekomendasi dikeluarkan oleh Paus Gregorius XIII. Dekrit ini disahkan pada tanggal 24 Februari 1582 M. Isinya antara lain tentang koreksi daur tahun kabisat dan pengurangan 10 hari dari kalender Julian. Pada tahun 1582 M Paus Gregorius XIII juga mengubah Perayaan Tahun Baru Umat Kristen dari tanggal 25 Maret menjadi 1 Januari.

🔵Agama Yahudi merayakan dan menyebut perayaan tahun baru mereka dengan nama Rosh Hashanah, yang berarti “Kepala Tahun”. Rosh Hashanah ini digunakan umat Yahudi untuk memperingati penciptaan dunia seperti yang ditulis dalam Talmud, kitab suci mereka. Mereka merayakannya dengan cara berdoa di sinagog, dan meniupkan bunyi-bunyian dari shofar (tanduk).

🔵Cara perayaan tahun baru Orang Yahudi dengan budaya meniupkan bunyi-bunyian ini diadopsi dan dimodifikasi oleh orang-orang non Yahudi, termasuk di Indonesia hanya saja untuk menghasilkan bunyi-bunyian saat ini bukan dari shofar (tanduk), melainkan bunyi-bunyian dari terompet. Inilah sejarah secara valid diambil dari berbagai sumber.

🌺 Semoga Allah menjaga kita, keluarga kita dari berbagai fitnah. Fitnah syubhat dan fitnah syahwat maksiyat. Amiin.

✍ أبو الحسن
🍒 Follow us :
www. *abuhasanm.blogspot.com*


Manaqib Rosul

*محمد رسول الله*

*MUHAMMAD UTUSAN ALLAH*

Ibnul Qoyyim ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ berkata :

" ﺍﺿﻄﺮﺍﺭُ ﺍﻟﻌﺒﺎﺩ ﻓﻮﻕ ﻛﻞ ﺿﺮﻭﺭﺓٍ ﺇﻟﻰ ﻣﻌﺮﻓﺔ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝ ﻭﻣﺎ ﺟﺎﺀ ﺑﻪ ، ﻭﺗﺼﺪﻳﻘﻪ ﻓﻴﻤﺎ ﺃﺧﺒﺮ ﺑﻪ ، ﻭﻃﺎﻋﺘﻪ ﻓﻴﻤﺎ ﺃﻣﺮ ."

Kebutuhan manusia yang melebihi pentingnya kelebihan apapun adalah mengenal Rosulullah dan mempelajari apa² yang beliau bawa (dari risalah) membenarkan apa yang beliau beritakan serta mentaati terhadap apa yang belaiu perintahkan.

Tidak ada satu pun dari kebaikan melainkan pasti beliau terangkan kepada umat. Tidak ada satu pun keburukan melainkan beliau sudah peringatkan

Nabi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ bersabda :

« ﻣﺎ ﻳﻜﻦ ﻋﻨﺪﻱ ﻣﻦ ﺧﻴﺮٍ ﻓﻠﻦ ﺃﺩَّﺧِﺮﻩ ﻋﻨﻜﻢ ‏» ؛ ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ .

"Apa-apa saja kebaikan disisiku tidak akan saya simpan² darimu"

ﻗﻀﻰ ﻗﺮﻳﺒًﺎ ﻣﻦ ﺷﻄﺮ ﺯﻣﻦ ﺭﺳﺎﻟﺘﻪ ﻳﺪﻋﻮ ﻷﻣﺮٍ ﻭﺍﺣﺪٍ ﻫﻮ ﺃﻋﻈﻢُ ﺃﻣﺮٍ ﺃﻣَﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻪ ، ﻣﻦ ﻟﻢ ﻳﺴﺘﺠِﺐ ﻟﻪ ﻓﻴﻪ ﺧﻠَّﺪﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﻭﺣﺮَّﻡ ﺍﻟﺠﻨﺔَ ﻋﻠﻴﻪ ، ﺍﺳﺘﻔﺘَﺢَ ﺭﺳﺎﻟﺘَﻪ ﺑﻪ ﻭﻗﺎﻡ ﻋﻠﻰ ﺟﺒﻞ ﺍﻟﺼﻔﺎ ﻭﻗﺎﻝ ﻟﻘﺮﻳﺶ : ‏«

Tujuannya diutus ke dunia menyeru kepada satu perkara agung sebagaimana yang Allah perintahkan kepadanya. Barang siapa yang tidak memenuhi seruannya maka Allah akan kekalkan di dalam neraka dan diharamkan masuk ke surga. Dia membuka awal seruannya di tengah kumpulan manusia, menaiki puncak bukit Shofa dan menyeru kepada Quraisy ;

ياايهاالناس ﻗﻮﻟﻮﺍ : ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﺗُﻔﻠِﺤﻮﺍ ‏!! .

"Wahai manusia ucapkanlah : Tiada ilah yang berhak disembah seluan Allah, niscaya kalian beruntung !!
Tinggal di Makkah 10 tahun tidak menyeru apa² selain seruan 'Laa ilaha illalloh'. Kemudian menyeru ajaran² syari'at selainnya hingga wafatnya. Dan berjanji barangsiapa yang melaksanakan perintahNya maka akan berjumpa dengannya dan bahagia di hari kiyamat. Akzn dikabulkan do'a-do'anya hingga hari kiyamat,

Nabi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ bersabda :

‏« ﻟﻜﻞ ﻧﺒﻲٍّ ﺩﻋﻮﺓً ﻣُﺴﺘﺠﺎﺑﺔ ، ﻓﺘﻌﺠَّﻞ ﻛﻞ ﻧﺒﻲٍّ ﺩﻋﻮﺗَﻪ ، ﻭﺇﻧﻲ ﺍﺧﺘﺒﺄﺕُ ﺩﻋﻮﺗﻲ ﺷﻔﺎﻋﺔً ﻷﻣﺘﻲ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ، ﻓﻬﻲ ﻧﺎﺋﻠﺔٌ - ﺇﻥ ﺷﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ - ﻣﻦ ﻣﺎﺕ ﻣﻦ ﺃﻣﺘﻲ ﻻ ﻳُﺸﺮِﻙ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﺷﻴﺌًﺎ ‏» ؛ ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ

"Setiap nabi memiliki do'a yang mustajab. Setiap nabi memohon disegerakan terkabulnya do'a (di dunia), namun seseungguhnya aku simpan do'aku agar dikabulkan untuk ummatku sebagai syafa'at untuk mereka di hari qiyamat. Maka itulah karunia Allah jika Dia menghendaki bagi siapa yang mati dari umatku, yang dia tidak pernah meyekutukan Allah sedikitpun"

ﻛﺜﻴﺮُ ﺍﻟﺘﻌﺒُّﺪ ﻟﻠﻪ ، ﻗﺎﻡ ﺑﺎﻟﻄﺎﻋﺔ ﻭﺍﻟﻌﺒﺎﺩﺓ ﺧﻴﺮَ ﻗﻴﺎﻡ ، ﻗﺪَﻣﺎﻩ ﺗﺘﺸﻘَّﻖُ ﻣﻦ ﻃﻮﻝ ﺍﻟﻘﻴﺎﻡ ، ﻓﻲ ﺭﻛﻌﺔٍ ﻭﺍﺣﺪﺓٍ ﻗﺮﺃ ﺍﻟﺒﻘﺮﺓ ﻭﺁﻝ ﻋﻤﺮﺍﻥ ﻭﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ،

Nabi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ banyak² beribadah kepada Allah, berdiri sholat di malam hari sangat lam hingga melepuh kakinya yang mulia. Satu roka'at membaca surah alBaqoroh, Ali-Imron dan Annisa'.
Nabi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ adalah orang yang paling fashih dan indah bacaan Qur'annya.

Sebagaimana yang diucapkan Barro' bin azib ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ :

" ﺳﻤﻌﺖُ ﺍﻟﻨﺒﻲ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻳﻘﺮﺃ ﻓﻲ ﺍﻟﻌِﺸﺎﺀ : ﻭَﺍﻟﺘِّﻴﻦِ ﻭَﺍﻟﺰَّﻳْﺘُﻮﻥِ ‏[ ﺍﻟﺘﻴﻦ 1 : ‏] ﻓﻤﺎ ﺳﻤﻌﺖُ ﺃﺣﺪًﺍ ﺃﺣﺴﻦَ ﺻﻮﺗًﺎ ﺃﻭ ﻗﺮﺍﺀﺓً ﻣﻨﻪ ؛" ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ .

"Aku sholat bersama nabi di sholat isya'- beliau menjadi imam dan membaca surah *Wattini Wazzaitun* . Maka selama hidupku tidak pernah mendengar seorangpun yang paling indah suaranya selain beliau".

ﺧﺎﺷﻊٌ ﻟﻠﻪ ﻳُﺼﻠِّﻲ ﻭﻓﻲ ﺻﺪﺭﻩ ﺃﺯﻳﺰٌ ﻛﺄﺯﻳﺰ ﺍﻟﻤِﺮﺟَﻞ ﻣﻦ ﺍﻟﺒﻜﺎﺀ ،

Nabi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ adalah orang yang paling khusyu' sholatnya. Saking khusyu'nya, suara tangisannya yang tertahan bagaikan suara gemuruh air mendidih bergejolak di dalam periuk.

Nabi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ sangat mencintai sholat-sholat. Bahkan saat sakit menjelang ajalnya beliau yang terus wasiyatkan kepada umatnya adalah agar menjaga sholat.

Pembantunya, Anas ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ berkata :

ﻛﺎﻧﺖ ﻋﺎﻣﺔُ ﻭﺻﻴﺔ ﺍﻟﻨﺒﻲ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﺣﻴﻦ ﻣﻮﺗﻪ : ‏« ﺍﻟﺼﻼﺓَ ، ﻭﻣﺎ ﻣﻠﻜَﺖ ﺃﻳﻤﺎﻧُﻜﻢ ‏» ، ﻗﺎﻝ : ﺣﺘﻰ ﺟﻌﻞ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻳُﻐﺮﻏِﺮُ ﺑﻬﺎ ﺻﺪﺭُﻩ ﻭﻣﺎ ﻳﻜﺎﺩُ ﻳُﻔﻴﺾُ ﺑﻬﺎ ﻟﺴﺎﻧُﻪ - ﺃﻱ : ﻳُﻮﺻِﻲ ﺑﻬﺎ ﺣﺘﻰ ﻓﺎﺿَﺖ ﺭﻭﺣُﻪ ؛- ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺣﻤﺪ .

"Yang paling sering dari washiyat beliau ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ menjelang wafatnya adalah : *jagalah sholat, dan perintahkan orang² tanggunganmu untuk menjaganya* , hingga beliau mengalami sakarot yang nyawa hampir di kerongkongan, terus menerus mewasiyatkan sholat"

Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ memberi motivasi kepada remaja dan anak-anak untuk menyukai sholat. Nabi berkata kepada Abdullah putra Umar,

‏« ﻧِﻌﻢ ﺍﻟﺮﺟﻞُ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﻳُﺼﻠِّﻲ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﻴﻞ ‏» ؛ ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ .

"Sebaik-baik pemuda adalah Abdullah, apabila dia sholat malam"

Keyakinan Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ kepada Allah sangat kuat dan dahsyat. Meyakini bahwa Alquran itu mengandung obat. Jika dia sakitoa merukyah dirinya dengan bacaan alQuran. Istri beliau 'Aisyah berkata ;

" ﻛﺎﻥ ﺇﺫﺍ ﺍﺷﺘﻜَﻰ ﻳﻘﺮﺃ ﻋﻠﻰ ﻧﻔﺴﻪ ﺑﺎﻟﻤُﻌﻮِّﺫﺍﺕ ﻭﻳﻨﻔُﺚ ؛" ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ

"Adalah Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ apabila sakit membaca atas dirinya dengan di'a-do'a ta'awwudz dan merukyah dirinya"

Adalah Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ mencintai dan menghormati nabi-nabi sebelumya.

ﻗﺎﻝ ﻟﻪ ﺭﺟﻞ : ﻳﺎ ﺧﻴﺮ ﺍﻟﺒﺮﻳﺔ ، ﻓﻘﺎﻝ : ‏« ﺫﺍﻙ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ‏» ؛ ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ . .
Ada seseorang memujinya : "wahai manusia terbaik" , beliau menjawab : "oh, itu Ibrohim"
Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ berusaha menyeru manusia siapapun dia kepada agama ini, meskipun kepada anak kecil Yahudi, saat an kecil ini sakit beliau jenguk dan diperintah masuk kepada Islam.
‏
« ﺃﺳﻠِﻢ - ﻓﺄﺳﻠَﻢ ﺍﻟﻐﻼﻡ» (ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ )

"Masuklah kamu kepada Islam, maka an ini masuk Islam".

Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ, sangat rendah hati, tawadhu'. Sering membonceng bibinya naik di atas onta seraya ditumbuhkan aqidah keyakinannya. Beliau berkata kepada Ibnu 'Abbas :

« ﻳﺎ ﻏﻼﻡ ! ﺇﻧﻲ ﺃُﻋﻠِّﻤﻚ ﻛﻠﻤﺎﺕ : ﺍﺣﻔﻆ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﺤﻔﻈﻚ ، ﺍﺣﻔﻆ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﺠِﺪﻩ ﺗُﺠﺎﻫَﻚ ، ﺇﺫﺍ ﺳﺄﻟﺖَ ﻓﺎﺳﺄﻝ ﺍﻟﻠﻪ ، ﻭﺇﺫﺍ ﺍﺳﺘﻌﻨﺖَ ﻓﺎﺳﺘﻌِﻦ ﺑﺎﻟﻠﻪ ‏» ؛ ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ .

"Wahai anak, aku akan ajarkan kepadamu beberapa kalimat : jagalah Allah niscaya Allah mebjagamu, jagalah Akkah niscaya kamu mendapaiNya di hadapanmu. Jika kamu minta sesuatu maka mintalah hanya kepada Allah, dan jika kamu minta perlindungan maka berlindunglah hanya kepada Allah"

Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ, sangat berlemah lembut, berakhlak mulia dan sangat mencintai sahabatnya. Pernah memegang tangan Mu'adz seraya berkata :

‏
« ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺇﻧﻲ ﻷُﺣﺒُّﻚ ، ﺃُﻭﺻﻴﻚ ﻳﺎ ﻣﻌﺎﺫ ﻻ ﺗﺪﻋﻦَّ ﻓﻲ ﺩُﺑُﺮ ﻛﻞ ﺻﻼﺓٍ ﺃﻥ ﺗﻘﻮﻝ : ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺃﻋﻨِّﻲ ﻋﻠﻰ ﺫﻛﺮﻙ ﻭﺷﻜﺮﻙ ﻭﺣُﺴﻦ ﻋﺒﺎﺩﺗﻚ ‏» ؛ ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﻨﺴﺎﺋﻲ .

"Demi Allah aku mencintai wah Mu'adz, aku wasiyatkan kepadamu wahai Mu'adz, jangan kamu tinggalkan di setiap akhir sholat untuk berdo'a : 'ya Allah, berikan pertolongan untukku agar mampu mengingatMu, mensyukuriMu dan beribadah dengan baik"

Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ, sangat kasih sayang kepada para pemuda. Sebagaimana dikisahkan Malik bin Huwairits :

ﺃﺗﻴﻨﺎ ﺍﻟﻨﺒﻲ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻭﻧﺤﻦ ﺷَﺒَﺒﺔٌ ﻣُﺘﻘﺎﺭﺑﻮﻥ ، ﻓﺄﻗَﻤﻨﺎ ﻋﻨﺪﻩ ﻋﺸﺮﻳﻦ ﻟﻴﻠﺔ ، ﻓﻈﻦَّ ﺃﻧَّﺎ ﺍﺷﺘﻘﻨَﺎ ﺃﻫﻠَﻨﺎ ، ﻭﺳﺄﻟَﻨﺎ ﻋﻤﻦ ﺗﺮﻛﻨﺎ ﻓﻲ ﺃﻫﻠﻨﺎ ، ﻓﺄﺧﺒﺮﻧﺎﻩ ، ﻗﺎﻝ : ﻭﻛﺎﻥ ﺭﻓﻴﻘًﺎ ﺭﺣﻴﻤًﺎ ، ﻗﺎﻝ : ‏« ﺍﺭﺟﻌﻮﺍ ﺇﻟﻰ ﺃﻫﻠﻴﻜﻢ ، ﻓﻌﻠِّﻤﻮﻫﻢ ﻭﻣُﺮﻭﻫﻢ ، ﻭﺻﻠُّﻮﺍ ﻛﻤﺎ ﺭﺃﻳﺘﻤﻮﻧﻲ ﺃُﺻﻠِّﻲ ‏» (ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ).

"Kami kelompok pemuda pernah mendatangi Nabi (untuk belajar), kami menetap sepuluh malam, tatkala Nabi merasa bahwa kami sudah merindukan keluarga, beliau bertannya² tentang keadaan keluarga kami. Maka beliau membolehkan pulang dan bersabda : 'pulanglah menjenguk keluargamu, ajarilah dan perintahkan mereka agar sholat, dan sholatlah seperti kalian melihatku sholat"

ﺩَﻣﺚُ ﺍﻷﺧﻼﻕ ﻟﻴﺲ ﺑﻔﺎﺣﺶٍ ﻭﻻ ﻣُﺘﻔﺤِّﺶٍ ﻓﻲ ﺍﻷﻟﻔﺎﻅ ، ﻭﺣﻴﺎﺅﻩ ﺃﺷﺪ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﺬﺍﺭﺀ ﻓﻲ ﺧﺪﺭﻫﺎ ، ﻋﻒُّ ﺍﻟﻴﺪ ﻟﻢ ﻳﻀﺮﺏ ﺃﺣﺪًﺍ ﻓﻲ ﺣﻴﺎﺗﻪ.

Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ, sangat bagus perangainya. Tidak pernah memukul seorangpun. Ucapannya tidak keji dan perkataannya tidak buruk. Sangat malu. Rasa malu yang dimilikinya melebihi malunya gadis perempuan dalam pingitan.

'Aisyah ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﺎ berkata :

"ﻣﺎ ﺿﺮﺏَ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﺷﻴﺌًﺎ ﻗﻂُّ ﺑﻴﺪﻩ ، ﻭﻻ ﺍﻣﺮﺃﺓً ﻭﻻ ﺧﺎﺩﻣًﺎ ، ﺇﻻ ﺃﻥ ﻳُﺠﺎﻫﺪ ﻓﻲ ﺳﺒﻴﻞ ﺍﻟﻠﻪ ، ﻭﻟﻢ ﻳﻨﺘﻘﻢ ﻟﻨﻔﺴﻪ؛ ﺑﻞ ﻳﻌﻔﻮ ﻭﻳﺼﻔَﺢ ، ﻭﺇﺫﺍ ﺧُﻴِّﺮ ﺑﻴﻦ ﺃﻣﺮﻳﻦ ﺃﺧﺬ ﺃﻳﺴَﺮﻫﻤﺎ ﻣﺎ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﺇﺛﻤًﺎ ." (متفق عليه)

"Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ tidak pernah sekalipun memukul seseorang, todak pernah memukul perempuan, pembantu sama sekali, kecuali dalam medan tempur. Tidak memiliki rasa dendam, justru senantiasa lapang dada dan suka mema'afkan. Apabila dihadapkan antara dua pilihan maja beliau memilih yang paling mudah selaa bukan peekara dosa"

Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ tidak pernah berwajah kecut. Justru selalu berseri-seri dan banyak tersenyum.

Sebagaimana yang riwayatkan oleh Jabir bin Abdillah ;

" ﻣﺎ ﺭﺁﻧﻲ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻗﻂُّ ﺇﻻ ﺗﺒﺴَّﻢ ."

"Tidaklah aku sering melihat rosulullah kecuali pasti banyak tersenyum"

Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ senanriasa menyambung tali silarurahim, jujur dalam perkataannya, berusaha memenuhi haja orang yang membutuhkannya.

Khodijah berkata kepadanya :

ﺇﻧﻚ ﻟﺘﺼِﻞُ ﺍﻟﺮَّﺣِﻢَ ، ﻭﺗﺼﺪُﻕ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ، ﻭﺗﺤﻤِﻞُ ﺍﻟﻜﻞَّ ، ﻭﺗﻜﺴِﺐُ ﺍﻟﻤﻌﺪﻭﻡ ، ﻭﺗَﻘﺮﻱ ﺍﻟﻀﻴﻒَ ، ﻭﺗُﻌﻴﻦُ ﻋﻠﻰ ﻧﻮﺍﺋﺐ ﺍﻟﺤﻖ ‏» .

"Sesungguhnya engkau suka menyambung kekeluargaan, jujur dal ucapan, menanggung penderitaan, mengusahakan orang² yang tidak punya, menghormati tamu, menolong orang menuntut kebenaran"

Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ berbakti kepada orangtuanya. Mengunjungi kuburan ibunya seraya menangis dan orang diqekelilingnya turut menangis. Berkata ;

‏
« ﺍﺳﺘﺄﺫﻧﺖُ ﺭﺑﻲ ﻓﻲ ﺃﻥ ﺃﺳﺘﻐﻔﺮ ﻟﻬﺎ ﻓﻠﻢ ﻳُﺆﺫَﻥ ﻟﻲ ، ﻭﺍﺳﺘﺄﺫﻧﺘُﻪ ﻓﻲ ﺃﻥ ﺃﺯﻭﺭ ﻗﺒﺮَﻫﺎ ﻓﺄﺫِﻥ ﻟﻲ ‏» ؛ (ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ ).

"Aku memohon izin kepada Allah agar ibuku diampuni namun tidak diizinkan, dan aku meminta agar aku di beri izin agar aku menziarahi kuburnya dan diperbolehkan"

Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ beelemah lembut kepada orang2 lemah, faqir miskin dan memahami kondisi mereka. Menyuruh imam agar apabila memimpin sholat tidak terlu lama agar tidak menyakiti mereka.

Suatu ketika ada Arab Badui dari desa begiti dayang ke masjid langsung kencing, maka orang² mau memukulnya. Tapi Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ berkata ;

‏
« ﺩَﻋﻮﻩ ﺣﺘﻰ ﻳﻘﻀِﻲ ﺑﻮﻟَﻪ ، ﻭﻫَﺮﻳﻘﻮﺍ ﻋﻠﻰ ﺑﻮﻟﻪ ﺳﺠﻼً ﻣﻦ ﻣﺎﺀٍ ﺃﻭ ﺫﻧﻮﺑًﺎ ﻣﻦ ﻣﺎﺀ؛ ﻓﺈﻧﻤﺎ ﺑُﻌِﺜﺘُﻢ ﻣُﻴﺴِّﺮﻳﻦ ﻭﻟﻢ ﺗُﺒﻌَﺜﻮﺍ ﻣُﻌﺴِّﺮﻳﻦ ‏» ؛ (ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ) .

"Biarkanlah samapai dia selesaikan kencingnya, siramkan di atas kencing nya satu ember air atau sebejana air. Karena kaian diurus untuk mempermudah bukan untuk mempersulit orang"

Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ sangat royal, banyak memberi dan berderma. Hakim bin Hizam pernah meminta kambing kepada nabi dan diberi sangat banyak.

Hakim bin Hizam ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ berkata :

ﺳﺄﻟﺖُ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻓﺄﻋﻄﺎﻧﻲ ، ﺛﻢ ﺳﺄﻟﺘُﻪ ﻓﺄﻋﻄﺎﻧﻲ ، ﺛﻢ ﺳﺄﻟﺘُﻪ ﻓﺄﻋﻄﺎﻧﻲ؛ (ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ) .

"Aku meminta kepada nabi dan diberi, meminta lagi dan diberi, meminta lagi dan diberi"

ﻛﺮﻳﻢُ ﺍﻟﻴﺪ ﻭﺍﺳﻊُ ﺍﻟﺠُﻮﺩ؛ ﺟﺎﺀﻩ ﺭﺟﻞٌ ﻓﺄﻋﻄﺎﻩ ﻏﻨﻤًﺎ ﺑﻴﻦ ﺟﺒﻠَﻴﻦ ، ﻭﺭﺃﻯ ﺭﺟﻞٌ ﻋﻠﻴﻪ ﺑُﺮﺩﺓً ﻓﻘﺎﻝ : ﺍﻛﺴﻨﻴﻬﺎ ﻣﺎ ﺃﺣﺴﻨﻬﺎ ، ﻓﺄﻋﻄﺎﻩ ﺇﻳﺎﻫﺎ؛ ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ .

Banyak memberi dan berderma hingga kumpulan kambingnya yang di antara dua gunung diberikannya. Ketika nabi memakai Burdah, pakaian yang sangat bagus saat ada yang meminta juga diberikannya.
Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ sangat menjaga diri agar tidak makan barang dari syubhat.

Dia bersabda ;

‏« ﺇﻧﻲ ﻷﻧﻘﻠﺐُ ﺇﻟﻰ ﺃﻫﻠﻲ ﻓﺄﺟِﺪُ ﺍﻟﺘﻤﺮﺓَ ﺳﺎﻗﻄﺔً ﻋﻠﻰ ﻓﺮﺍﺷﻲ ﻓﺄﺭﻓﻌﻬﺎ ﻵﻛﻠَﻬﺎ ، ﺛﻢ ﺃﺧﺸﻰ ﺃﻥ ﺗﻜﻮﻥ ﺻﺪﻗﺔً ﻓﺄُﻟﻘﻴﻬﺎ ‏» ؛ (ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ ).

"Sungguh aku kembali kepada keluargaku, dan di rumah menemukan buah kurma jatuh tergeletak, aku ingin memakannya namun saya urungkan lantaran takut korma tersebut barang sedekah"

ﻭﺇﺫﺍ ﻣﺮِﺽَ ﺃﺣﺪﻫﻢ ﻋﺎﺩَﻩ ﻭﺣﺰﻥَ ﻟﻤُﺼﺎﺑﻪ ، ﺯﺍﺭ ﺳﻌﺪ ﺑﻦ ﻋﺒﺎﺩﺓ ﻓﻮﺟﺪَ ﻣﺮﺿَﻪ ﺷﺪﻳﺪًﺍ ﻓﺒﻜﻰ .

Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ turut bersedih ketika ada sahabatnya yang terkena musibah. Saat menjenguk Sa'ad bin Ubadah yang sakit keras dia menangis,

Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ sangat mencintai keluarganya. Mengingat-ingat kebaikan Khadijah dan memelihara hubungan baik dengan kerabat² Khodijah.

Nabi peenah menyuruh menutup pintu² masjid nabawi, dan hanya membuka pintu 'Abu bakr' sebagai penghormatan kepadanya.

ﻭﺃﻣﺮ ﺑﺴﺪِّ ﻛﻞ ﺧَﻮﺧﺔٍ - ﺃﻱ : ﺑﺎﺏ - ﻣﻦ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﻳُﻔﺘَﺢ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﺴﺠﺪ ﺍﻟﻨﺒﻮﻱ ﺳﻮﻯ ﺑﺎﺏ ﺃﺑﻲ ﺑﻜﺮٍ - ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ - ﻭﻓﺎﺀً ﻟﻪ .

Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ sangat menyayangi anak2 dan istri²nya. Turut membantu pekerjaan istrinya ; menggiling gandum, menjahit pakaian, memperbaiki terompah dan mengaduk adonan tepung sya'ir. Namun saat datang waktu sholat beliau ke masjid.

ﺭﻗﻴﻖٌ ﻣﻊ ﺃﻭﻻﺩﻩ ﻭﺃﺣﻔﺎﺩﻩ ﻣُﻜﺮﻡٌ ﻟﻬﻢ ، ﺇﺫﺍ ﺩﺧﻠﺖ ﺍﺑﻨﺘُﻪ ﻓﺎﻃﻤﺔُ ﻳﻘﻮﻡ ﻟﻬﺎ ﻭﻳﺄﺧﺬ ﺑﻴﺪﻫﺎ ﻭﻳُﺠﻠِﺴُﻬﺎ ﻓﻲ ﻣﻜﺎﻧﻪ ﺍﻟﺬﻱ ﻛﺎﻥ ﻳﺠﻠﺲُ ﻓﻴﻪ .

Lembut, sayang dan memuliakan anak²nya. Begitu datang putrinya- Fatimah beliau bergegas memeluknya. Memegang tangannya dan mengajaknya duduk di tempat beliau sebelumnya duduk.

Sangat cinta dan sayang kepada cucunya, Hasan dan Husain, pernah sholat dan punggungnya dinaiki Hasan. Memangku dan memeluk Hasan sambil berdo'a ;

‏« ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﻲ ﺃُﺣﺒُّﻪ ﻓﺄﺣِﺒَّﻪ ‏» ؛ ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ .

"Ya Allah, aju mencintainya, maka cintailah dia"

ﻭﺧﺮﺝ ﻋﻠﻰ ﺻﺤﺎﺑﺘﻪ ﻭﺑﻨﺖُ ﺍﺑﻨﺘﻪ ﺃﻣﺎﻣﺔُ ﻋﻠﻰ ﻋﺎﺗﻘﻪ ، ﻓﺼﻠَّﻰ ﺑﻬﺎ ﻓﺈﺫﺍ ﺭﻛﻊ ﻭﺿﻌﻬﺎ ، ﻭﺇﺫﺍ ﺭﻓﻊ ﺭﻓﻌﻬﺎ؛ ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ .

Nabi pernah berkunjung ke rumah sahabatnya, dan cucu putrinya Umamah minta gendong di pundaknya. Kalau sholat naik, begiti ruku' dan sujud dtirunkanlah anak kecilnya.

Utsman ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨ mensifatinya ;

ﺻﺤِﺒﻨﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻓﻲ ﺍﻟﺴﻔﺮ ﻭﺍﻟﺤﻀَﺮ ، ﻭﻛﺎﻥ ﻳﻌﻮﺩُ ﻣﺮﺿﺎﻧﺎ ، ﻭﻳﺘﺒَﻊُ ﺟﻨﺎﺋﺰﻧَﺎ ، ﻭﻳﻐﺰﻭ ﻣﻌﻨﺎ ، ﻭﻳُﻮﺍﺳﻴﻨﺎ ﺑﺎﻟﻘﻠﻴﻞ ﻭﺍﻟﻜﺜﻴﺮ؛ ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺣﻤﺪ .

"Kami sering menyertai rasulullah dalam safa ataupun mukim, adalah beliau itu menjenguk orang sakit, mengiringi pemakaman jenazah, berperang bersam kita,..."

Mengalami pahitnya penderitaan dan sakitnya kehidupan, yang tidak pernah dialami oleh seorangpun.

'Aisyah ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﺎ berkata :

ﺩﺧﻠﺖ ﻋﻠﻲَّ ﺍﻣﺮﺃﺓٌ ﻭﻣﻌﻬﺎ ﺍﺑﻨﺘﺎﻥ ﻟﻬﺎ ﺗﺴﺄﻝ ، ﻓﻠﻢ ﺗﺠِﺪ ﻋﻨﺪﻱ ﺷﻴﺌًﺎ ﻏﻴﺮ ﺗﻤﺮﺓٍ ﻭﺍﺣﺪﺓ؛ (ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ)

"Kami didatangi perempuan pengemis bersama dua anaknya mengemis kepadaku, dan dia tidak mendapati di rumahku makanan apapaun selain hanya satu butir kurma"

Mengikat dua batu diperutnya karena seringnya menahan rasa lapar. Umar bin khotob ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ berkata :

ﻟﻘﺪ ﺭﺃﻳﺖُ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻳﻈﻞُّ ﺍﻟﻴﻮﻡَ ﻳﺘﻠﻮَّﻯ ، ﻣﺎ ﻳﺠﺪُ ﻣﻦ ﺍﻟﺪَّﻗَﻞ - ﺃﻱ : ﺍﻟﺘﻤﺮ ﺍﻟﺮﺩﻱﺀ - ﻣﺎ ﻳﻤﻸ ﺑﻪ ﺑﻄﻨَﻪ؛ ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ .

"Aku melihat rosulullah bersandaran bernaung pada hari panas, dia tidak mendapati makanan walaupun kurma jelek untuk mengganjal perutnya"

ﻻﻗَﻰ ﻣﻦ ﺍﻟﻤِﺤﻦ ﻭﺍﻟﺸﺪﺍﺋﺪ ﺃﺷﻘَّﻬﺎ؛ ﻧﺸﺄ ﻳﺘﻴﻤًﺎ ، ﻭﺃُﺧﺮِﺝ ﻣﻦ ﺑﻠﺪﻩ ، ﻭﺣُﻮﺻِﺮ ﻓﻲ ﺍﻟﺸِّﻌﺐِ ﺛﻼﺙ ﺳﻨﻴﻦ ، ﻭﺍﺧﺘﻔَﻰ ﻓﻲ ﻏﺎﺭٍ ، ﻭﻣﺎﺕ ﻟﻪ ﺳﺘﺔ ﻣﻦ ﺍﻟﻮﻟﺪ ، ﻭﺗﺒِﻌَﻪ ﻗﻮﻣُﻪ ﻓﻲ ﻣُﻬﺎﺟَﺮﻩ ﻭﻗﺎﺗﻠﻮﻩ ، ﻭﻣﻜﺮَ ﺑﻪ ﺃﻫﻞُ ﺍﻟﻨﻔﺎﻕ ، ﻭﺳُﻘِﻲ ﺍﻟﺴﻢُّ ، ﻭﻋُﻤِﻞ ﻟﻪ ﺍﻟﺴﺤﺮ ،

Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ mendapati kesengsaraan demi kesengsaraan. Sejak kecil sebagai yatim, tidak memiliki harta dan orangtua, diusir pergi dari kampung halamannya oleh kaumnya, dikepung di sebuah lembah tiga tahun, dikejar² hendak dibunuh oleh Quraisy, dicekik dan taburi kotoran ketika sujud di depan ka'bah, bersembunyi di goa karena dikejar, ditinggal mati 6 anak- anaknya, dicegat dan hendak dibunuh saat berhijrah, orang-orang munafiq selalu menyusahkannya, bahkan diracuni makanannya, wanita jahat turut menyihirnya, orang² kafir selalu memusuhinya dan mencelanya. Sampai beliau bersabda ;
‏
« ﺃُﺧِﻔﺖُ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻣﺎ ﻳُﺨﺎﻑُ ﺃﺣﺪ ، ﻭﺃُﻭﺫﻳﺖُ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻣﺎ ﻳُﺆﺫَﻯ ﺃﺣﺪ ‏» . (رواه الترمذي)

"Aku ditimpa ketakutan di jalan Allah yang tidak pernah dialami oleh seorangpun, aku disakiti di jalan Allah yang tidak pernah dialami oleh seorangpun"

Meskipun ditimpa penderitaan berat, beliau tetap optimis penuh hapan, nabi bersabda ;

ﻳُﻌﺠِﺒﻨﻲ ﺍﻟﻔﺄﻝُ ﻭﺍﻟﻜﻠﻤﺔُ ﺍﻟﺤﺴﻨﺔ ‏» ؛ ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ .

"Menakjubkanku alfa'lu (optimisme) dan kalimat yang baik"
Sangat zuhud terhadap dunia, alas tidurnya berupa anyaman daun kurma, ketika bnagun membekas goresan di punggungnya. Dengan sabdanya ;

‏« ﻣﺎ ﻟﻲ ﻭﻟﻠﺪﻧﻴﺎ ، ﻣﺎ ﺃﻧﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﺇﻻ ﻛﺮﺍﻛﺐٍ ﺍﺳﺘﻈﻞَّ ﺗﺤﺖ ﺷﺠﺮﺓٍ ﺛﻢ ﺭﺍﺡَ ﻭﺗﺮﻛﻬﺎ ‏» (متفق عليه)

"Tidaklah aku dan dunia kecuali hanyalah perumpamaan seorang penunggang kuda, beristirahat bernaung di bawah pohon, istirahat sebentar kemudian meninggalkannya"

ﻓﻔﺎﺭﻕَ ﺍﻟﺤﻴﺎﺓَ ﻭﻟﻢ ﻳُﺨﻠِّﻒ ﺷﻴﺌًﺎ ﻣﻦ ﺣُﻄﺎﻣﻬﺎ؛ ﻗﺎﻟﺖ ﻋﺎﺋﺸﺔ -

'Aisyah ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﺎ berkata :

ﺗُﻮﻓِّﻲ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻭﻣﺎ ﺗﺮﻙ ﺩﻳﻨﺎﺭًﺍ ﻭﻻ ﺩﺭﻫﻤًﺎ ﻭﻻ ﺷﺎﺓً ﻭﻻ ﺑﻌﻴﺮًﺍ ، ﻭﻻ ﺃﻭﺻﻰ ﺑﺸﻲﺀ .

"Rasulullah wafat dan tidak meninggalkan dinar, dirham, kambing, unta.dan tidak ada sesuatu untuk diwasiyatkan sedikitpun"

Nabi membawa risalah Islam yang agung. Barangsiapa yang beriman kepadanya akan dimasukkan ke dalam surga. Barangsiapa yang menentang dan kafir kepada risalahnya, akan kekal di dalam neraka.

‏« ﻻ ﻳﺴﻤﻊُ ﺑﻲ ﺃﺣﺪٌ ﻣﻦ ﻫﺬﻩ ﺍﻷﻣﺔ ﻳﻬﻮﺩﻱ ﻭﻻ ﻧﺼﺮﺍﻧﻲ ﺛﻢ ﻳﻤﻮﺕ ﻭﻟﻢ ﻳﺆﻣﻦ ﺑﺎﻟﺬﻱ ﺃُﺭﺳِﻠﺖُ ﺑﻪ ﺇﻻ ﻛﺎﻥ ﻣﻦ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺍﻟﻨﺎﺭ ‏» ؛ ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ .

"Tidaklah seorangpun dari umat ini mendengar apa yang aku bawa, baik Yahudi atau Nasrani kemudian dia mati dan tidak beriman kepada risalahku kecuali dia pasti manjadi penduduk neraka"

CINTA Kepada rosulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ adalah dengan mendahulukan rosulullah daripada apa pun.

‏« ﻻ ﻳُﺆﻣﻦُ ﺃﺣﺪُﻛﻢ ﺣﺘﻰ ﺃﻛﻮﻥ ﺃﺣﺐَّ ﺇﻟﻴﻪ ﻣﻦ ﻭﻟﺪﻩ ﻭﻭﺍﻟﺪﻩ ﻭﺍﻟﻨﺎﺱ ﺃﺟﻤﻌﻴﻦ ‏» ؛ ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ .

"Tidaklah salah satu dari kalian beriman sehingga aku lebih kalian cintai daripada anaknya, orangtuanya, dan seluruh manusia"

ﻭﻣﻦ ﻭﺍﺟﺒﺎﺕ ﺍﻷﻣﺔ ﻓﻲ ﺟﻨﺎﺑﻪ : ﻃﺎﻋﺘﻪ ﻓﻴﻤﺎ ﺃﻣﺮ ، تصديق فيما اخبر، ﻭﺍﺟﺘﻨﺎﺏُ ﻣﺎ ﻋﻨﻪ ﻧﻬﻰ ﻭﺯﺟَﺮ ، وان لا يعبد إلا بما شرع،

Dan termasuk kewajiban dari umat ini sebagai konsekuensi beriman kepada rosulullah adalah ; *mentaati apa saja yang beliau perintahkan, membenarkna pa, saja yang beliau khabarkan, menjauhi apa saja yang beliau larangkan, dan tidak beribadah kecuali dengan apa yang beliau syari'atkan*

Nabi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ bersabda :

‏« ﻛﻞ ﺃﻣﺘﻲ ﻳﺪﺧﻠﻮﻥ ﺍﻟﺠﻨﺔَ ﺇﻻ ﻣﻦ ﺃﺑَﻰ ‏» . ﻗﺎﻟﻮﺍ : ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ! ﻭﻣﻦ ﻳﺄﺑَﻰ؟ ﻗﺎﻝ : ‏« ﻣﻦ ﺃﻃﺎﻋﻨﻲ ﺩﺧﻞ ﺍﻟﺠﻨﺔَ ، ﻭﻣﻦ ﻋﺼﺎﻧﻲ ﻓﻘﺪ ﺃﺑَﻰ ‏» ؛ ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ .

"Semua umatku akan masuk ke dalam surga kecuali yang tidak mau, mereka bertanya : siapa mereka yang tidak mau itu wahai rosulullah-? Yaitu ; siapa yang mentaatiku akan masuk ke dalam surga, dan barangsiapa yang bermaksiyat kepadaku diamah orang yang enggan"

Dan yermasuk mencintainya adalah berusaha mempelajari siroh (biografi) perjalanan &an perjuangan hidupnya.

ﻟَﻘَﺪْ ﻛَﺎﻥَ ﻟَﻜُﻢْ ﻓِﻲ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃُﺳْﻮَﺓٌ ﺣَﺴَﻨَﺔٌ ﻟِﻤَﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﺮْﺟُﻮ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﺍﻟْﻴَﻮْﻡَ ﺍﻟْﺂﺧِﺮَ ﻭَﺫَﻛَﺮَ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻛَﺜِﻴﺮًﺍ ‏[ ﺍﻷﺣﺰﺍﺏ 21 : ‏] .

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasûlullâh itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allâh dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allâh"
[al-Ahzâb :21]

Semoga bermanfaat. AlBINA. 11-1-2017
ودكم ابو الحسن

Aqwal Salaf

*MENJAGA AGAMA*

🔵 Al Hasan Al Bashri رحمه الله berkata :

”Wahai anak Adam, jaga agamamu, jaga agamamu, karena hanya agama itulah daging dan darahmu. Kalau engkau selamat, maka alangkah tentramnya dan alangkah nikmatnya. Tapi jika yang terjadi adalah selain itu, maka -kita berlindung kepada Alloh- dia itu hanyalah api yang tidak padam, batu yang tidak dingin dan jiwa yang tidak mati”
(Riwayat Al-Firyabi “Shifatun Nifaq”/no. 49)

*MANUSIA PALING BERBAHAGIA*

🔵 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rohimahullohu- berkata:

ﻓﺄﺳﻌﺪ ﺍﻟﺨﻠﻖ ﻭﺃﻋﻈﻤﻬﻢ ﻧﻌﻴﻤﺎ ﻭﺃﻋﻼﻫﻢ ﺩﺭﺟﺔ ﺃﻋﻈﻤﻬﻢ ﺍﺗﺒﺎﻋﺎ ﻭﻣﻮﺍﻓﻘﺔ ﻟﻪ ﻋﻠﻤﺎ ﻭﻋﻤﻼ ﺍﻫـ .
“Maka makhluq yang paling beruntung, paling agung kenikmatannya, paling tinggi derajatnya adalah makhluq yang paling besar mutaba’ahnya (sikap ikutnya) dan kesesuaiannya dengan beliau (Rosululloh) baik secara ilmu maupun amal.”
(“Majmu’ul Fatawa”/4/hal. 26).

*TIGA PERKARA*

🔵 Abu Darda’ رضي الله عنه mengatakan :

“Tiga perkara yang aku cintai sementara manusia membencinya; kemiskinan, sakit dan kematian. Aku mencintai kemiskinan karena (menimbulkan) rasa tawadhu’ kepada Robb-ku, aku mencintai kematian karena kerinduan dengan Robb-ku, aku mencintai sakit karena (merupakan) penghapus kesalahan-kesalahanku”.
[Siyar A’lamin Nubala’, Siroh Abu Darda’]

*HATI HATI TERHADAP AHLUL BID’AH*

🔵Ucapan Al Imam Ibnu Baththoh -رحمه الله, Setelah menyebutkan hadits syubhat Dajjal, berkatalah Al Imam Ibnu Baththoh -:

ﻫﺬﺍ ﻗﻮﻝ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ، ﻭﻫﻮ ﺍﻟﺼﺎﺩﻕ ﺍﻟﻤﺼﺪﻭﻕ ، ﻓﺎﻟﻠﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﻌﺸﺮ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ، ﻻ ﻳﺤﻤﻠﻦ ﺃﺣﺪﺍ ﻣﻨﻜﻢ ﺣﺴﻦ ﻇﻨﻪ ﺑﻨﻔﺴﻪ ، ﻭﻣﺎ ﻋﻬﺪﻩ ﻣﻦ ﻣﻌﺮﻓﺘﻪ ﺑﺼﺤﺔ ﻣﺬﻫﺒﻪ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﺨﺎﻃﺮﺓ ﺑﺪﻳﻨﻪ ﻓﻲ ﻣﺠﺎﻟﺴﺔ ﺑﻌﺾ ﺃﻫﻞ ﻫﺬﻩ ﺍﻷﻫﻮﺍﺀ ، ﻓﻴﻘﻮﻝ : ‏( ﺃﺩﺍﺧﻠﻪ ﻷﻧﺎﻇﺮﻩ ، ﺃﻭ ﻷﺳﺘﺨﺮﺝ ﻣﻨﻪ ﻣﺬﻫﺒﻪ ‏) ، ﻓﺈﻧﻬﻢ ﺃﺷﺪ ﻓﺘﻨﺔ ﻣﻦ ﺍﻟﺪﺟﺎﻝ ، ﻭﻛﻼﻣﻬﻢ ﺃﻟﺼﻖ ﻣﻦ ﺍﻟﺠﺮﺏ ، ﻭﺃﺣﺮﻕ ﻟﻠﻘﻠﻮﺏ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﻬﺐ ، ﻭﻟﻘﺪ ﺭﺃﻳﺖ ﺟﻤﺎﻋﺔ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻛﺎﻧﻮﺍ ﻳﻠﻌﻨﻮﻧﻬﻢ ، ﻭﻳﺴﺒﻮﻧﻬﻢ ، ﻓﺠﺎﻟﺴﻮﻫﻢ ﻋﻠﻰ ﺳﺒﻴﻞ ﺍﻹﻧﻜﺎﺭ ، ﻭﺍﻟﺮﺩّ ﻋﻠﻴﻬﻢ ، ﻓﻤﺎ ﺯﺍﻟﺖ ﺑﻬﻢ ﺍﻟﻤﺒﺎﺳﻄﺔ ﻭﺧﻔﻲ ﺍﻟﻤﻜﺮ ، ﻭﺩﻗﻴﻖ ﺍﻟﻜﻔﺮ ﺣﺘﻰ ﺻﺒﻮﺍ ﺇﻟﻴﻬﻢ ﺍﻫـ .

“Ini adalah ucapan Rosul -ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ, dan beliau itu orang yang jujur dan dibenarkan. Maka bertaqwalah pada Alloh wahai Muslimun, jangan sampai rasa baik sangka pada diri sendiri dan juga ilmu yang dimiliki tentang bagusnya madzhab dirinya membawa salah seorang dari kalian untuk melangsungkan perdebatan dengan agamanya di dalam acara duduk-duduk dengan ahlul ahwa, seraya berkata: “Aku akan masuk ke tempatnya dan kuajak dia berdebat, atau kukeluarkan dirinya dari madzhabnya.” Mereka itu sungguh lebih dahsyat fitnahnya daripada Dajjal, ucapan mereka lebih lengket daripada kurap kudis, dan lebih membakar daripada gejolak api. Sungguh aku telah melihat sekelompok orang yang dulunya mereka itu melaknati ahlul bid'ah dan mencaci mereka. Lalu mereka duduk-duduk dengan mereka tadi dalam rangka mengingkari dan membantah mereka. Tapi mereka terus-terusan di dalam obrolan, dan makar musuh tersamarkan dari mereka, dan kekufuran yang lembut tersembunyi dari mereka, hingga akhirnya mereka sendiri yang pindah ke madzhab ahlul ahwa tadi.”
(“Al Ibanatul Kubro” no. (480))

*BERSEGERA RUJUK KALAU DIINGATKAN KEPADA AL- HAQ*

🔵 Umar bin Khaththab رضي الله عنه berkata dalam suratnya yang terkenal :

ﻭﻣﺮﺍﺟﻌﺔ ﺍﻟﺤﻖ ﺧﻴﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﺘﻤﺎﺩﻯ ﻓﻰ ﺍﻟﺒﺎﻃﻞ

“Dan rujuk kepada kebenaran itu lebih baik daripada berlama lama di dalam kebathilan.”
(HR.Al Baihaqy (20324), Ibnu Asakir 32/hal.70 dan yang lainnya).

🔵 Al Imam Ibnu Qoyyim رحم الله berkata: “Ini adalah kitab (surat) yang agung yang telah di terima oleh Ummat.” (“I’lamul Muwaqqi’in” (1/hal. 110)

🔵 Syaikhuna Yahya -Hafidhahullah- berkata : “Para ulama bersepakat untuk menerima surat “umar ini”

*AKHERAT PUN DIJUAL JUGA*

🔵 Nasihat Al Imam Ibnul Mubarok kepada Ibnu Ulayyah رحمهما الله:

ﻳﺎ ﺟﺎﻋﻞ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻟﻪ ﺑﺎﺯﻳﺎ *
ﻳﺼﻄﺎﺩ ﺃﻣﻮﺍﻝ ﺍﻟﻤﺴﺎﻛﻴﻦ ﺍﺣﺘﻠﺖ ﻟﻠﺪﻧﻴﺎ ﻭﻟﺬﺍﺗﻬﺎ *
ﺑﺤﻴﻠﺔ ﺗﺬﻫﺐ ﺑﺎﻟﺪﻳﻦ ﻓﺼﺮﺕ ﻣﺠﻨﻮﻧﺎ ﺑﻬﺎ ﺑﻌﺪﻣﺎ *
ﻛﻨﺖ ﺩﻭﺍﺀ ﻟﻠﻤﺠﺎﻧﻴﻦ ﺃﻳﻦ ﺭﻭﺍﻳﺎﺗﻚ ﻓﻴﻤﺎ ﻣﻀﻰ *
ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﻮﻥ ﻭﺍﺑﻦ ﺳﻴﺮﻳﻦ ﻭﺩﺭﺳﻚ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﺑﺂﺛﺎﺭﻩ *
ﻓﻲ ﺗﺮﻙ ‏( 1 ‏) ﺃﺑﻮﺍﺏ ﺍﻟﺴﻼﻃﻴﻦ ﺗﻘﻮﻝ : ﺃﻛﺮﻫﺖ ، ﻓﻤﺎﺫﺍ ﻛﺬﺍ *
ﺯﻝ ﺣﻤﺎﺭ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻄﻴﻦ ‏( 2 ‏) ﻻ ﺗﺒﻊ ﺍﻟﺪﻳﻦ ﺑﺎﻟﺪﻧﻴﺎ ﻛﻤﺎ * ﻳﻔﻌﻞ ﺿﻼﻝ ﺍﻟﺮﻫﺎﺑﻴﻦ

“Wahai orang yang menjadikan ilmu sebagai barang dagangan untuk menjaring harta orang-orang miskin, diambil demi dunia dan kesenangannya.

Dengan tipu daya engkau menghilangkan agama, lalu engkau menjadi orang yang gila setelah dulunya engkau adalah obat penyembuh bagi orang-orang gila.

Di manakah riwayat-riwayatmu yang dulu dari Ibnu ‘Aun dan Ibnu Sirin ?. Dan manakah ilmu yang kamu pelajari dengan atsar-atsarnya yang berisi anjuran untuk meninggalkan pintu-pintu penguasa ? Kamu berkata: “Aku terpaksa.” Lalu apa?

Demikianlah si keledai ilmu jatuh tergelincir di tanah liat yang basah.
Janganlah kamu jual agama dengan dunia sebagaimana perbuatan para rahib yang sesat.”
(“Siyar A’lamin Nubala”/9/110).

*MEMUASKAN SEMUA ORANG, APA BISA*

🔵 Al Imam Asy Syafi’iy berkata kepada Yunus bin Abdil A’la ﺭﺣﻤﻬﻤﺎ ﺍﻟﻠﻪ :

رضى الناس غاة لا تدرك
“Ridho manusia itu adalah puncak yang tak bisa digapai. Dan tiada jalan untuk selamat dari mereka. Maka engkau harus memegang apa yang bermanfaat bagimu, lalu tekunilah dia.”
(“Siyaru A’lamin Nubala”/10/hal. 89)

*NASEHAT IMAM*

🔵 Ahmad bin Harb bin Fairuz An Naisaburiy ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ berkata:
“Aku beribadah kepada Alloh selama limapuluh tahun, maka aku tidak mendapatkan kemanisan ibadah hingga aku meninggalkan tiga perkara: Aku meninggalkan keridhoan manusia hingga akupun sanggup untuk berbicara dengan kebenaran. Dan aku meninggalkan persahabatan dengan orang-orang fasiq hingga akupun mendapatkan persahabatan dengan orang-orang sholih. Dan aku tinggalkan manisnya dunia hingga akupun mendapatkan manisnya akhirat.”
(“Siyaru A’lamin Nubala”/11/hal. 34/ siroh Ahmad bin Harb)

*MENJADI GOLONGAN ALLAH DAN RASULNYA*

🔵 Ibnul Qoyyim رحمه الله berkata :

ﻭﻻ ﺗﺴﺘﺼﻌﺐ ﻣﺨﺎﻟﻔﺔ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻭ ﺍﻟﺘﺤﻴﺰ ﺍﻟﻰﺍﻟﻠﻪ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ ﻭﻟﻮ ﻛﻨﺖ ﻭﺣﺪﻙ ﻓﺎﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﻌﻚﻭﺍﻧﺖ ﺑﻌﻴﻨﻪ ﻭ ﻛﻼﺀﺗﻪ ﻭ ﺣﻔﻈﻪ ﻟﻚ ﻭ ﺍﻧﻤﺎ ﺍﻣﺘﺤﻦ ﻳﻐﻘﻴﻨﻚ ﻭ ﺻﺒﺮﻙ ﻭﺍﻋﻈﻢ ﺍﻻﻋﻮﺍﻥ ﻟﻚ ﻋﻠﻰ ﻫﺬﺍ ﺑﻌﺪ ﻋﻮﻧﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺘﺠﺮﺩ ﻣﻦ ﺍﻟﻄﻤﻊ ﻭ ﺍﻟﻔﺰﻉ ﻓﻤﺘﻰ ﺗﺠﺮﺩﺕ ﻣﻨﻬﻤﺎ ﻫﺎﻥ ﻋﻠﻴﻚ ﺍﻟﺘﺤﻴﺰ ﺍﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻭ ﺭﺳﻮﻟﻪ ﻭ ﻛﻨﺖ ﺩﺍﺀﻣﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﺠﺎﻧﺐ ﺍﻟﺬﻯ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ

“Dan janganlah engkau merasa berat untuk menyelisihi manusia dan menggabungkan diri pada golongan Allah dan RasulNya, meskipun engkau sendirian, karena sesungguhnya Allah bersamamu dengan pengawasan, pemeliharaan dan penjagaannya untukmu. Dan hanyalah Allah itu menguji keyakinan dan kesabaranmu. Dan penolong terbesar bagimu untuk itu – setelah pertolongan Allah- adalah melepaskan diri dari sifat tamak (rakus dunia) dan ketakutan. Maka kapan saja engkau bisa lepas dari keduanya, akan ringan bagimu untuk menggabungkan diri kepada golongan Allah dan Rasul- Nya, dan engkau senantiasa berada pada sisi yang disitulah Allah dan Rasul-Nya.”
(Al fawa’id ” 1/hal.116)

*AKIBAT MENGIKUTI NAFSU*

ﺃﺭﺃﻳﺖ ﻣﻦ ﺍﺗﺨﺬ ﺇﻟﻬﻪ ﻫﻮﺍﻩ ﺃﻓﺄﻧﺖ ﺗﻜﻮﻥ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﻛﻴﻼ ﺃﻡ ﺗﺤﺴﺐ ﺃﻥ ﺃﻛﺜﺮﻫﻢ ﻳﺴﻤﻌﻮﻥ ﺃﻭ ﻳﻌﻘﻠﻮﻥ ﺇﻥ ﻫﻢ ﺇﻻ ﻛﺎﻷﻧﻌﺎﻡ ﺑﻞ ﻫﻢ ﺃﺿﻞ ﺳﺒﻴﻼ ﺍﻟﻔﺮﻗﺎﻥ 44-43

” Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai sesembahannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu).”
(QS. Al-Furqan 43-44)





 “Harus mengetahui bahwa nafsu tidaklah mencampuri sesuatu melainkan ia merusaknya. Jika nafsu mencampuri ilmu, maka ia mengeluarkannya kebid’ah dan kesesatan, pelakunya menjadi kelompok orang yang mengikuti nafsu. Jika nafsu mencampuri zuhud, maka ia mengeluarkan pelakunya kepada riya’ dan menyalahi sunnah. Jika nafsu mencampuri hukum, maka ia mengeluarkan pelakunya kepada kedholiman dan menghalangi kebenaran. Jika nafsu mencampuri pembagian, maka mengeluarkan pembagian itu kepada ketidak adilan dan kebohongan. Jika nafsu mencampuri ibadah, maka ibadah itu akan keluar dari ketaatan dan taqarub. Jadi, selagi nafsu mencampuri sesuatu, maka ia akan merusaknya”.
(Dari kitab Raudhah Al-Muhibbin wa nuzhah Al-Musytaqin, Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah)

*MANFAAT AKAL BAGI SEORANG MUKMIN*
🔵 Muadz bin Jabal Radhiallaahu’anhu berkata :
“Andaikata orang yang berakal itu mempunyai dosa pada pagi dan sore hari sebanyak bilangan pasir, maka akhirnya dia cenderung masih bisa selamat dari dosa dosa itu. Andaikata orang yang bodoh itu mempunyai kebaikan dan kebajikan pada pagi dan sore hari sebanyak bilangan pasir, maka akhirnya dia cenderung tidak bisa mempertahankannya sekalipun hanya seberat biji sawi.
Ada yang bertanya,”Bagaimana hal itu bisa terjadi?” Muaz bin Jabal Radhiallaahu’anhu menjawab,“Sesungguhnya jika orang yang berakal itu tergelincir maka dia segera menyadarinya dengan cara bertaubat dan menggunakan akal yang dianugerahkan kepadanya. Tetapi orang bodoh itu ibarat orang yang membangun dan merobohkannya. Karena kebodohan itu terlalu mudah melakukan apa yang bisa merusak amal sholehnya”.
(Raudhoh Al-Muhibbin wa nuzhan Al Musytaqin, karya Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah)

*TABIAT BABI*

🔵 Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah رحمه الله berkata :

ﻭﻣﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻣﻦ ﻃﺒﻌﻪ ﻃﺒﻊ ﺧﻨﺰﻳﺮ ﻳﻤﺮ ﺑﺎ ﻟﻄﻴﺒﺎﺕ ﻓﻼ ﻳﻠﻮﻯ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻓﺎﺫﺍ ﻗﺎﻡ ﺍﻻﻧﺴﺎﻥ ﻋﻦ ﺭﺟﻴﻌﻪ ﻗﻤﻪ ﻭﻫﻜﺬﺍ ﻛﺜﻴﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻳﺴﻤﻊ ﻣﻨﻚ ﻭﻳﺮﻯ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺤﺎﺳﻦ ﺍﺿﻌﺎﺍﻑ ﺍﺿﻌﺎﻑ ﺍﻟﺴﺎﻭﻯ ﺀ ﻓﻼ ﻳﺤﻔﻈﻬﺎ ﻭﻻ ﺗﻨﺎﺳﺒﻪ ﻓﺎﺋﺬﺍ ﺭﺍﻯ ﺳﻘﻄﻪ ﺍﻭ ﻛﻠﻤﺔ ﻋﻮﺭﺍﺀ ﻭﺟﺪ ﺑﻐﻴﺘﻪ ﻭﻣﺎ ﻳﻨﺎﺳﺒﻬﺎ ﻓﺎ ﻛﻬﺘﻪ ﻭﻧﻘﻠﻪ

“Dan diantara manusia ada yang tabiatnya tabiat babi. Dia melewati rizki yang baik baik tapi tidak mau mendekatinya. Jusrtu jika ada orang bangkit dari kotorannya (selesai buang hajat), didatanginya kotoran tadi dan dimakannya hingga habis. Demikianlah kebanyakan orang. Mereka mendengar dan melihat darimu sebagian dari kebaikanmu yang berlipa lipat daripada kejelekanmu, tapi dia tidak menghapalnya, tidak menukilnya dan tidak mencocokinya. Tapi jika melihat ketergelincitan atau ucapan yang cacat, dapatlah dia apa yang dicarinya dan mencocokinya, lalu dijadikannya sebagai buah santapan dan penukilan.”
(Madarijus Salikin 1/hal 403)

*LAKNAT BAGI PEMBUAT PERKARA BARU*





“Siapa saja yang mengatakan sesuatu dengan hawa nafsunya, yang tidak ada seorang imampun yang mendahuluinya dalam permasalahan tersebut, baik Rasulullah ataupun para sahabat beliau, maka sungguh dia telah mengadakan perkara baru dalam Islam. Sesungguhnya Rasulullah صلى الله عليه telah bersabda:

'Barangsiapa yang mengada-ada atau membuat-buat perkara baru dalam Islam maka baginya laknat dari Allah Ta’ala, para malaikat dan manusia seluruhnya. Allahu Ta’ala tidak menerima infaq dan tebusan apapun darinya’.”
*HINDARI MAKAN KOTORAN MANUSIA*
"Wahai saudaraku, hendaknya engkau memiliki pekerjaan yang jelas dan penghasilan yang halal yang kamu peroleh dengan tanganmu. Hindari memakan atau mengenakan kotoran-kotoran manusia (maksudnya pemberian manusia -ed). Karena sesungguhnya orang yang memakan sisa kotoran manusia, permisalannya seperti orang yang memiliki sebuah kamar di bagian atas, sedangkan yang di bawahnya bukan miliknya. Ia selalu *dalam ketakutan akan terjatuh ke bawah dan takut kamarnya roboh.* Sehingga orang yang memakan kotoran-kotoran manusia akan berbicara sesuai hawa nafsu. Dan dia merendahkan dirinya di hadapan manusia karena khawatir mereka akan menghentikan (sumbangan) untuknya".
(Mawa’izh Lil-Imam Sufyan Ats-Tsaury, hal. 82-84)
*MEMBERIKAN ILMU UNTUK DAPAT BAGIAN DUNIA*
ﻭ ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻣﺴﻌﻮﺩ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﺍﻧﻪ ﻗﺎﻝ : ‏( ﻟﻮ ﺍﻥ ﺍﻫﻞ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﺻﺎﻧﻮﺍ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻭﻭﺿﻌﻮﻩ ﻋﻨﺪ ﺍﻫﻠﻪ ﻟﺴﺎﺩﻭﺍ ﺑﻪ ﺍﻫﻞ ﺯﻣﺎﻧﻬﻢ ﻭﻟﻜﻨﻬﻢ ﺑﺬﻟﻮﻩ ﻻﺍﻫﻞ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻟﻴﻨﺎﻟﻮﺍ ﺑﻪ ﻣﻦ ﺩﻧﻴﺎﻫﻢ ﻓﻬﺎﻧﻮﺍ ﻋﻠﻴﻬﻢ
“Dari Ibnu Mas’ud sesungguhnya dia telah berkata, “seandainya pemilik ilmu, menjaga ilmu dan mereka meletakkan ilmu pada ahlinya (yang memang berkeinginan terhadap ilmu tersebut) sungguh mereka berbahagia dengan ilmu tersebut pada masa mereka, akan tetapi mereka memberikan ilmu tersebut kepada ahli dunia, agar mereka mendapatkan dengan ilmu tersebut bagian dari dunia mereka (ahli dunia), maka mereka menjadi terhina atas pandangan ahli dunia”
*JANGAN MAKAN AGAMA*
ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﻫﻢ ﺍﻟﻨﺎﺱ-ﻗﻮﻝ ﺍﺑﻦ ﺍﻟﻤﺒﺎﺭﻙ ﻭﻗﺪ ﺳﺌﻞ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ ؟ ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﻗﻴﻞ ﻓﻤﻦ ﺍﻟﻤﻠﻮﻙ؟ ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺰﻫﺎﺩ ﻗﻴﻞ ﻓﻤﻦ ﺍﻟﺴﻠﺔ ؟ ﻗﺎﻝ : ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺌﻜﻞ ﺑﺪﻳﻨﻪ
*“PARA ULAMA ADALAH MANUSIA YANG HAKIKI,* perkataan Ibnu Al Mubarok rahimahullah. Dan sungguh dia telah ditanya ; siapakah manusia sejati ? dia berkata : (yaitu) 'PARA ULAMA’ , dikatakan siapakah para raja?, dia berkata ORANG ORANG ZUHUD, dikatakan lagi, siapakah orang orang rendahan ? dia berkata ORANG YANG MAKAN DARI AGAMANYA"
(Kitab AL ILMU, fadhluhu wa syarafuhu, Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah)
*Hakikat Kehidupan Hamba*
🔵 Al-Marrudzy berkata ;
“Suatu hari aku masuk menjumpai (Imam) Ahmad, lalu saya bertanya, ‘Bagaimana engkau di pagi ini?’ Beliau menjawab, ‘Aku masuk di waktu pagi ini dalam keadaan Rabbku menuntut (diriku) untuk menunaikan kewajiban, Nabi-Nya menuntutnya untuk menunaikan sunnah, dua malaikat menuntutnya untuk memperbaiki amal, jiwa menuntut (mengikuti) hawa nafsu, Iblis menuntut untuk berbuat keji, Malakul Maut menuntut nyawa, dan keluarga menuntut nafkah.
”
[Thabaqatul-Hanabilah karya Ibnu Abi Ya’lâ 1/570)
*Sunnatulkoh Pada pembawa Kebenaran*
🔵 Ibnul Qayyim رحمه الله berkata,
ﻭَﺍﻟْﺤَﻖُّ ﻣَﻨْﺼُﻮْﺭٌ ﻭَﻣُﻤْﺘَﺤَﻦٌ ﻓَﻠَﺎ
ﺗَﻌْﺠَﺐْ ﻓَﻬَﺬِﻱْ ﺳُﻨَّﺔُ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﺎﻥِ
“Kebenaran itu akan selalu menang dan mendapat ujian, maka janganlah heran, sebab ini adalah sunnah Ar-Rahman (sunnatullah).”
[Al-Kâfiyatu sSyâfiyah 1/52, Syarah Syaikh Shalih Al-Fauzan)]
*Anak Panah Kematian, selalu membidik*
🔵 Ketika Khalifah Harun Ar-Rasyid memintah nasihat ringkas, Abul ‘Atâhiyah menasihatinya dalam beberapa untaian syair,
ﻟَﺎ ﺗَﺄْﻣَﻦِ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕَ ﻓِﻲْ ﻃَﺮْﻑٍ ﻭَﻟَﺎ ﻧَﻔَﺲٍ … ﻭَﻟَﻮْ ﺗَﻤَﻨَّﻌْﺖَ ﺑِﺎﻟْﺤِﺠَﺎﺏِ ﻭَﺍﻟْﺤَﺮَﺱِ
ﻭَﺍﻋْﻠَﻢْ ﺑَﺄَﻥَّ ﺳِﻬَﺎﻡَ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕِ ﻗَﺎﺻِﺪَﺓٌ … ﻟِﻜُﻞِّ ﻣَﺪَﺭَّﻉٍ ﻣِﻨَّﺎ ﻭَﻣُﺘَﺮَّﺱِ
ﺗَﺮْﺟُﻮ ﺍﻟﻨَّﺠَﺎﺓَ ﻭَﻟَﻢْ ﺗَﺴْﻠُﻚْ ﻣَﺴَﺎﻟِﻜَﻬَﺎ … ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺴَّﻔِﻴْﻨَﺔَ ﻟَﺎ ﺗَﺠْﺮِﻱْ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻴَﺒَﺲِ
“Jangan merasa aman dari kejaran kematian walau sekejap, walau senafas, walaupun engkau berlindung dengan tirai dan para pengawal.
Ketahuilah bahwa panah-panah kematian selalu membidik ke arah
setiap diri kita, yang berbaju besi maupun yang berperisai.
Engkau menghendaki keselamatan, sedang engkau tidak menempuh jalan-jalannya, *sungguh perahu tidak akan berjalan di atas daratan* ”
[Raudhatul ‘Uqalâ`, karya Ibnu Hibban hal. 285]
*Mengenali Pendusta*
🔵 Harun bin Sufyân Al-Mustamly bertanya kepada Imam Ahmad :
“Bagaimana cara engkau mengetahui para pendusta?”
Imam Ahmad menjawab : “Dengan (melihat) janji-janji mereka.”
[Riwayat Ibnu ‘Ady fil-Kamil dan As-Sam’âny dalam Adabul Imlâ`]
*JUAL SAJA MESKIPUN MURAH*
🔵 Muhammad bin Abdillah Al-Baghdâdy bersenandung,
ﺇِﺫَﺍ ﻣَﺎ ﺍﻟْﻤَﺮْﺀُ ﺃَﺧْﻄَﺄَﻩُ ﺛَﻠَﺎﺙٌ … ﻓَﺒِﻌْﻪُ ﻭَﻟَﻮْ ﺑِﻜَﻒٍّ ﻣِﻦْ ﺭَﻣَﺎﺩِ
ﺳَﻠَﺎﻣَﺔُ ﺻَﺪْﺭِﻩِ ﻭَﺍﻟﺼِّﺪْﻕُ ﻣِﻨْﻪُ … ﻭَﻛِﺘْﻤَﺎﻥُ ﺍﻟﺴَّﺮَﺍﺋِﺮِ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻔُﺆَﺍﺩِ
“Apabila seorang *kehilangan* tiga (sifat), Jual saja dia, walaupun hanya seharga segenggam debu.
(Tiga sifat itu adalah) ; keselamatan hati, kejujuran jiwa, dan menyembunyikan rahasia (orang) di dalam hati.”
[Raudhatul ‘Uqolâ` karya Ibnu Hibban hal. 53]
On train, ودكم أبو الحسن

Wahai syaikh....

MUNGKIN SAJA DIA CUCU KETURUNAN ANSHOR

Wahai syaikh....
Dengan ini, ku sampaikan rasa 'ghibtoh' ku kepadamu..
Kami seperti sulit menyamaimu....
Perawakan yang sempurna. Jika kami berkumpul di ruang kelas atau masjid... engkau lah yang tampak paling berbeda. Semua mata-mata tertuju dimana kamu berada.

*'AINU NASER*
Hidung dan cambang, jenggot dan dan ketinggian jelas engkau unggul. Pandangan wajahmu sangat tajam, bagaikan pandangan mata elang. Ahlul maksiyat niscaya gentar dan lumpuh menatapmu. Pandangan sinar mata yang sehari² bersih dari pandangan dosa. Apakah haibah tatapanmu timbul karena terjaganya matamu dari menatap aurot wanita dan jauhnya memandang situs maksiyat ?.
Penghobi maksiyat bagaikan tikus celurut yang mengkerut tak mampu berkutik dengan tatapan tajam mata kobra.


*LAKAL HAIBAT*
Berjalan tegap penuh kewibawaan dan kemuliaan. Meskipun ada orang belum kenal, begitu jumpa pasti mengisyaratkan hormat. Atmosfer ketaatan hari-harimu menjaga engkau dari gangguan. Orang-orang tempe dan teri -teri kecil mana yang hendak berani menantangmu yang begitu besar ? Apa mungkin manusia-manusia kusam jalanan mendongakkan tantangan kepadamu yang jangkung.? Lengan dan kakimu yang kekar kuat telah membungkam rapat jiwa-jiwa jahat sebelum berani berbuat. Jika mau niyat menggangu pasti pikir dulu empat kali lipat. Urungkan tekad daripada sekarat.

*TAJIR KABIR*
Yang sisi ini juga sulit ditandingi. Engkau dijamin kerajaan untuk bolak-balik Indonesia-KSA. Di negerimu engkau hidup sejahtera. Rejeki berlimpah penuh barokah. Engkau pasti dididik oleh banyak ulama' besar. Engkau sebagai pengurus lajnah dirosah jami'ah yang dipercaya pasti punya kelebihan ilmu dan amal daripada 'wong cilik' seperti kami.

*NI'MAL 'AMALU FIIK*
Mudahnya ya Syaikh ya Habib untuk menunaikan hajji, umroh, thowaf, hibah, ziaroh dan ibadah di negeri terbaik, di masjid terbaik.

Engkau pasti dengan mudah sering meneguk air zam-zam, air terbaik. Sayang dan kasihan kita kawan.....seumur hidup tenggorokan kita tidak pernah teraliri air zam-zam. Tidak pernah menelan ruthob janiyya, tidak pula tamer ajwa', tidak juga buah tiin dan zaitun.

Peluang dan kesempatan ijabah do'amu pasti lebih dominan daripada istojabah kami. Apa dengan air mubarokah, dengan multazam, dengan roudhoh, dengan arofah, dengan Uhud, dengan lailatul qodar, dengan safar, dengan umroh romadhon.

Hari-harimu sholat di masjid terbaik. Berdiri dan sujud di atas hamparan permadani bersih yang sejuk. di masjid-masjid nyaman dan aman. Sholat penuh khusyuk. Dengan imam2 pilihan terbaik. Telingamu terdengarkan bacaan-bacaan imam pilihan dengan fashohah tingkat tinggi. Dengan mazaya, dengan ma'ayir, dengan naghomat. Didengarkan ilmu2 di majlis 'ulama sepuh ahlus sunnah. Diperdengarkan khutbah2 menyentuh hati menangiskan mata menggetarkan jiwa....

Sedangkan kami kasihan..kasihan. Sholat sangat cepat. Masa' berak lebih lama daripada sholat. Masjid2 dikotori bid'ah-bid'ah, jalan-jalan dipenuhi aurot, media-media dipenuhi sampah, kecuali di tempat2 tertentu. Telinga yang tidak pernah ditembus 'shoutu Dawud, telinga penuh congèk2 gosip dan nyanyian rendahan. Telinga yang sering dijejali syubhat2 murahan. Kasihan kita kawan.

Kasihan kita kawan. Hidungmu tak pernah menghirup 'aroma surga'. Namun ruanganmu, rumahmu, dan masjid-masjidmu ya Syaikh.... dipenuhi harum GAHARU. Dan gaharu super. Tahukan kawan berapa harga gaharu hindi super ? Ada yang 700 ribu hingga jutaan kawan. TAJIR royal, penuh keistiqomahan.
Ruang2 masjidmu mengepul asap gaharu, kedatangan anak-anakmu ditandai datangnya penuh aroma 'Al-misku'. Terkadang berganti Zagfaron, Roihan, Thiibul udzfur. Keadaanmu bagaiKan seorang raja yang tidak pernah bekerja. Tapi bertaburan rejeki yang datang sendiri. Inilah buah ketaqwaan kawan.
Bandingkan dengan masjid2 kampungmu wahai sobat.....

Yang imamnya 'ngedumel' seperti membaca mantra, penuh nyamuk dan walang sangit. Sholat magrib anak-anak ribut seperti pasar. DIMANAkah khyushuk, dimanakah tangis, dimanakah tumakninah, Dimanakah mazamir Dawud, dimanakah syifa', dimanaah mazaya, dimanakah farhus shodr, dimanakah nikmatnya do'a. Kenapa habis sholat seperti habis olah raga? Keringat 'gobyos' kabeh....hadehh..
Perjumpaan denganmu...menumbulkan rasa 'ghibtoh'ku.

قد افلح من اسلم ورزقه كفافا، وقنعه الله بما اتاه
اللهم آتنا الفضل كما فضلت عبادك الصالحين. آمين....
On the train,

Nikmatnya hati tanpa hasad

🔵 *NIKMATNYA HATI* 🔵 Selamatnya hati dari dengki, iri, hasad adal salah satu nikmat penduduk surga. Orang yang bahagia merasakan seperti itu juga di dunia. 🔵 Allah جل وعلى mensifati mereka, ﻭَﻧَﺰَﻋْﻨَﺎ ﻣَﺎ ﻓِﻲ ﺻُﺪُﻭﺭِﻫِﻢْ ﻣِﻦْ ﻏِﻞٍّ ﺇِﺧْﻮَﺍﻧًﺎ ﻋَﻠَﻰٰ ﺳُﺮُﺭٍ ﻣُﺘَﻘَﺎﺑِﻠِﻴﻦ َ "Dan Kami *lenyapkan segala rasa dengki yang ada di hati mereka* , sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan." (QS.Al-Hijr : 47) 🔵 Inilah sifat penduduk surga, sebagaimana ayat sebelumnya, ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻤُﺘَّﻘِﻴﻦَ ﻓِﻲ ﺟَﻨَّﺎﺕٍ ﻭَﻋُﻴُﻮﻥٍ "Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam syurga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir)." ﺍﺩْﺧُﻠُﻮﻫَﺎ ﺑِﺴَﻠَﺎﻡٍ ﺁﻣِﻨِﻴﻦَ "(Dikatakan): "Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman". (QS.Al-Hijr : 45-46) 🔵 Di antara penyakit hati adalah dengki iri dan dendam. Penyakit pertama kali yang *menyebabkan pembunuhan* manusia. Qobil hasad kepada Habil. Penyakit yang cukup susah diobati. Oleh karenanya wajib bagi muslim berjuang melawan dan bertempur menumpas penyakit ini. 🔵 Di antara obat vaksin yang mujarrab untuk menumpas penyakit iri ini adalah *memperbaiki keimanan* , istiqomah berjalan pada ketaatan dalam Islam, terus beramal dengan ikhlas untuk meraih derajat ketaqwaan. 🔵 Manakala seorang muslim memiliki 'muroqobah' (merasa diawasi dan dilihat Allahul khobir), dan memiliki rasa takut kepadaNya yang besar, puncak harapannya hanya kepada Allah, kuat tawakkalnya dan do'anya maka rasa hasadnya semakin lenyap. Semakin lapang dada, dan semakin memiliki rasa qona'ah, menerima apa saja rejeki yang dibagikan Allah, menerima taqdir ketentuan Allah dengan penuh kerelaan. 🔵 Rasa iri Dengki itu mendorong pemiliknya suka 'spionase', mencari-cari kesalahan dan aib orang lain, membuat pemiliknya terjangkiti rasa tidak ridho dengan taqdir, menyebabkan yang terjangkitnya menyebarkan kesalahan-kesalahan, kekurangan-kekurangan, membuat kedustaan, menanti-nanti kejatuhan orang yang didengkinya. 🔵 Dan penyakit iri itu timbul kebanyakan dari orang-orang yang cinta dunia, mabuk harta dan panjang angan-angan. Menyangka bahwa kekeyaan hanya ada pada orang lain, suka melampiaskan rasa jengkel, mudah dendam dan marah ; mengapa orang lain memiliki banyak harta. 🔵 Keadaan penduduk surga yang lapang dada, tidak ada tada iri dengki hasad. Keadaan yang sangat indah. Demikian pula keadaan seseorang di dunia yang tidak memiliki dengki dan sakit hati bagaikan suasana di surga. 🔵 Nabi bersabda ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ : ﺇِﻳَّﺎﻛُﻢْ ﻭَﺍﻟْﺤَﺴَﺪَ ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟْﺤَﺴَﺪَ ﻳَﺄْﻛُﻞُ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺎﺕِ ﻛَﻤَﺎ ﺗَﺄْﻛُﻞُ ﺍﻟﻨَّﺎﺭُ ﺍﻟْﺤَﻄَﺐَ ‏» . ﺃَﻭْ ﻗَﺎﻝَ ‏« ﺍﻟْﻌُﺸْﺐَ "Hati-hatilah jangan memiliki sifat iri (hasad), karena hasad itu memakan kebaikan -kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar atau semak belukar (rumput kering)“. (Riwayat Abu Dawud) 🔵Hilangkan segala iri dengki. Agar suasana bagai di surga. Sebab rejeki, nasib, taqdir berada pada kuasaNya. Apa yang ditaqdirkan untukku akan sampai kepadamu. Apa yang ditakdirkan untuk orang tidak akan sampai kepadamu. Rejeki tidak akan salah alamat. امرجع : ﺍﻟﺠﺎﻣﻊ ﻷﺣﻜﺎﻡ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ‏( ﺗﻔﺴﻴﺮ ﺍﻟﻘﺮﻃﺒﻲ ‏)