Abu Hasan

مجموعة الاسلامية على نهج سلف الأمة

Minggu, 05 Februari 2017

DALIL KEHARAMAN MEMBANTU, MENYAKSIKAN ACARA KEMUNGKARAN

🐾 *DALIL KEHARAMAN MEMBANTU, MENYAKSIKAN ACARA KEMUNGKARAN* 🐾

🐾 Acara yang mungkar misalkan ; konser joget dan nyanyian, hari raya orang kafir, misa perayaan kelahiran anak tuhan (natal), acara bid'ah dan sejenisnya.

🐾 Pada masa Jahiliyah, di Madinah ada berhala bernama Zur. Setiap tahun, orang-orang musyrik mengadakan hari raya keagamaan di area patung tersebut selama satu minggu.

🐾 Setelah Islam datang, ketika orang-orang musyrik mengadakan hari raya keagamaan, para sahabat Rasulullah صلى الله عليه ketika melewati tempat itu mereka menjaga kehormatan diri mereka dengan tidak melihat patung dan orang-orang yang ada di situ. Sikap para sahabat tersebut direspon dan dipuji oleh Allah dalam al-Qur’an ayat:

ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻻَ ﻳَﺸْﻬَﺪُﻭﻥَ ﺍﻟﺰُّﻭﺭَ ﻭَﺇِﺫَﺍ ﻣَﺮُّﻭﺍ ﺑِﺎﻟﻠَّﻐْﻮِ ﻣَﺮُّﻭﺍ ﻛِﺮَﺍﻣًﺎ ‏( 72 )

💎 *“Dan orang-orang yang tidak menyaksikan zur (kepalsuan), dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.”* (QS al-Furqan : 72).

🐾 Kebanyakan imam tafsir dan Imam adDhoha' berkata 'azzur' adalah *kemusyrikan*
🔵 Imam Ibnu Juraij berkata ; yaitu *kedustaan.*

🔵Imam Mujahid berkata ; 'aZzur' yaitu *hari raya orang kafir.*

🔵 Imam Qotadah berkata :

ﻻ ﻳﺴﺎﻋﺪﻭﻥ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺒﺎﻃﻞ ﻋﻠﻰ ﺑﺎﻃﻠﻬﻢ .

"Jangan pernah membantu kebatilan orang-orang batil atas kebatilannya"

🔵Muhammad bin Hanafiyah berkata ; "AzZur yaitu *acara kesia-siaan dan nyanyian"*

(Tafsir AlBaghowi hal. 99)

🔵 Abu Ja'far berkata ; asal kata 'azzur' yakni membuat indah sesuatu, mensifati dengan yang bukan sifatnya agar mengecoh manusia berbuat mungkar, mengelabuhi pendengaran dan penglihatan.

ﻭﺍﻟﺸﺮﻙ ﻗﺪ ﻳﺪﺧﻞ ﻓﻲ ﺫﻟﻚ , ﻷﻧﻪ ﻣﺤﺴَّﻦ ﻷﻫﻠﻪ , ﺣﺘﻰ ﻗﺪ ﻇﻨﻮﺍ ﺃﻧﻪ ﺣﻖ , ﻭﻫﻮ ﺑﺎﻃﻞ , ﻭﻳﺪﺧﻞ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﻐﻨﺎﺀ , ﻷﻧﻪ ﺃﻳﻀﺎ ﻣﻤﺎ ﻳﺤﺴﻨﻪ ﺗﺮﺟﻴﻊ ﺍﻟﺼﻮﺕ , ﺣﺘﻰ ﻳﺴﺘﺤﻠﻲ ﺳﺎﻣﻌﻪ ﺳﻤﺎﻋﻪ , ﻭﺍﻟﻜﺬﺏ ﺃﻳﻀﺎ ﻗﺪ ﻳﺪﺧﻞ ﻓﻴﻪ ﻟﺘﺤﺴﻴﻦ ﺻﺎﺣﺒﻪ ﺇﻳﺎﻩ , ﺣﺘﻰ ﻳﻈﻦّ ﺻﺎﺣﺒﻪ ﺃﻧﻪ ﺣﻖ , ﻓﻜﻞ ﺫﻟﻚ ﻣﻤﺎ ﻳﺪﺧﻞ ﻓﻲ ﻣﻌﻨﻰ الزور

🔵 Demikianlah kadang2 kesyirikan dan kemaksiyatan mampu mengecoh para pelakunya, dijadikannya indah dan baik sesuatu yang sebenarnya batil (zuur). Termasuk di dalam 'azzuur' adalah nyanyian, yang menjadikan indah orang² yang mendengarnya. Termasuk pula kedustaan, yang banyak orang menganggapnya sebagai keindahan hingga menganggapnya sebagai kebenaran. Maka semua hal ini masuk dalam makna 'azzuur'.

🔵 Yang paling dekat makna definisi yang tepat :

ﻭﺍﻟﺬﻳﻦ ﻻ ﻳﺸﻬﺪﻭﻥ ﺷﻴﺌﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﺒﺎﻃﻞ ﻻ ﺷﺮﻛﺎ , ﻭﻻ ﻏﻨﺎﺀ , ﻭﻻ ﻛﺬﺑﺎ ﻭﻻ ﻏﻴﺮﻩ , ﻭﻛﻞّ ﻣﺎ ﻟﺰﻣﻪ ﺍﺳﻢ ﺍﻟﺰﻭﺭ , ﻷﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻢّ ﻓﻲ ﻭﺻﻔﻪ ﺇﻳﺎﻫﻢ ﺃﻧﻬﻢ ﻻ ﻳﺸﻬﺪﻭﻥ ﺍﻟﺰﻭﺭ , ﻓﻼ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﺃﻥ ﻳﺨﺺ ﻣﻦ ﺫﻟﻚ ﺷﻲﺀ ﺇﻻ ﺑﺤﺠﺔ ﻳﺠﺐ ﺍﻟﺘﺴﻠﻴﻢ ﻟﻬﺎ , ﻣﻦ ﺧﺒﺮ ﺃﻭ ﻋﻘﻞ
.
🔵 Dan orang² yang tidak menyaksikan sedikitpun dari kebatilan, kesyirikan, nyanyian, kedustaan, dan sejenisnya.

🔵 Dalam paparan al-Imam al-Razi dijelaskan, bahwa *larangan menghadiri, menonton, melihat dan membantu hari raya orang-orang musyrik, karena hal tersebut menjadi bukti kerelaan terhadap kemaksiatan dan kesyirikan.*

*Sedangkan rela terhadap kemaksiatan adalah maksiat. Sebagaimana rela terhadap kekufuran adalah kufur* .
‏( ﻭَﺇِﺫَﺍ ﻣَﺮُّﻭﺍ ﺑِﺎﻟﻠَّﻐْﻮِ ﻣَﺮُّﻭﺍ ﻛِﺮَﺍﻣًﺎ ‏) ﺇﺫﺍ ﻣﺮّﻭﺍ ﺑﺎﻟﺮﻓﺚ ﻛﻔُّﻮﺍ .

"(Dan apabila mereka melalui hal² yang sia-sia mereka berlalu dengan mulia)" apabila mereka melewati hal² yang keji mereka menahan diri.

🔵 Dalam tafsir yang lain,

ﺇﺫﺍ ﻣﺮّﻭﺍ ﺑﻤﺎ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﻤﺸﺮﻛﻮﻥ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﺒﺎﻃﻞ ﻣﺮّﻭﺍ ﻣﻨﻜﺮﻳﻦ ﻟﻪ
 .
🔵 Apabila mereka melalui apa² yang orang musyrik lakukan berupa kebatilan mereka mengingkarinya

🐾 Ibnu Zaid berkata tentang ayat ini ;


‏( ﻭَﺇِﺫَﺍ ﻣَﺮُّﻭﺍ ﺑِﺎﻟﻠَّﻐْﻮِ ﻣَﺮُّﻭﺍ ﻛِﺮَﺍﻣًﺎ ‏)

🔵 Yang dimaksud dengan 'AlLaghwu' di sini yaitu *semua bentuk kemaksiatan.*

🔵 Al-Hasan berkata tentang ayat tersebut; semua AlLaghwu' yaitu semua bentuk kemaksiatan.

‏
ﻭﺇﺫﺍ ﻣﺮّﻭﺍ ﺑﺎﻟﺒﺎﻃﻞ ﻓﺴﻤﻌﻮﻩ ﺃﻭ ﺭﺃﻭﻩ , ﻣﺮّﻭﺍ ﻛﺮﺍﻣﺎ ، ﻣﺮﻭﺭﻫﻢ ﻛﺮﺍﻣﺎ ﻓﻲ ﺑﻌﺾ ﺫﻟﻚ ﺑﺄﻥ ﻻ ﻳﺴﻤﻌﻮﻩ , ﻭﺫﻟﻚ ﻛﺎﻟﻐﻨﺎﺀ . ﻭﻓﻲ ﺑﻌﺾ ﺫﻟﻚ ﺑﺄﻥ ﻳﻌﺮﺿﻮﺍ ﻋﻨﻪ


🐾 Dan apabila mereka melalui kebatilan, mendengarnya atau melihatnya mereka segera mellauinya dengan menjaga kemuliaan. Menjaga dirinya dengan berusaha tidak mendengarnya, seperti mendengar nyanyian. Dan pada sebagian itu mereka berpaling dari hal itu.

🔵 Al-Imam Ibnu Hajar al-Haitami, menyampaikan kaedah baku dalam madzhab Syafi’i sebagai berikut:

ﺍَﻟﺮِّﺿَﺎ ﺑِﺎﻟْﻜُﻔْﺮِ ﻛُﻔْﺮٌ ﻭَﻟَﻮْ ﺿِﻤْﻨًﺎ

“Rela terhadap kekafiran adalah kafir, meskipun kerelaan tersebut bersifat implisit.” (Ibnu Hajar al-Haitami, al-I’lam bi-Qawathi’ al-Islam, hlm 133).

🔵 Maka alangkah mengherankan ada fenomena mencampuradukkan Islam dengan kekufuran di zaman ini. Orang islam ikut beribadah di gereja, kyai ikut misa natal, santri bersholawat dan tabuh rebana di acara baptis, pemuda Islam ikut parade salib, pemuda Islam ikut menjaga acara ibadah kemusyrikan, acara memadukan sholawat dengan nyanyian rohani. Tidak cukup hanya sampai di situ. Namun mereka memaksakan dalil², memelintir ayat² hujjah guna mendukung hawa nafsunya itu.

☝Jika hal ini diketahui oleh ulama' salaf niscaya mereka tercengang penuh pengingkaran.

✍ ودكم أبو الحسن

TIDAK BOLEH MENIMBULKAN BAHAYA

*TIDAK BOLEH MENIMBULKAN BAHAYA*

Dari Abû Sa’îd Sa’d bin Mâlik bin Sinân al-Khudri ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻨْﻪ, Rasûlullâh ﺻَﻠَّـﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢ bersabda,
 *ﻟَﺎ ﺿَﺮَﺭَ ﻭَﻟَﺎ ﺿِﺮَﺍﺭ*
َ
*“Tidak boleh ada bahaya dan tidak boleh membahayakan orang lain.”*
(Riwayat Al-Baihaqi : VI/69)

Dalam riwayat al-Hâkim ada tambahan,

َﻣَﻦْ ﺿَﺎﺭَّ ﺿَﺮَّﻩُ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﻣَﻦْ ﺷَﺎﻕَّ ﺷَﻖَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪ

Barangsiapa membahayakan orang lain, maka Allâh akan membalas bahaya kepadanya dan barangsiapa menyusahkan atau menyulitkan orang lain, maka Allâh akan menyulitkannya.”

Para ahli fiqih meng-qiyas-kan semua perkara-perkara yang berbahaya dengan kaidah ini, terutama masalah-masalah kontemporer yang tidak ada pada zaman Nabi misalnya, narkoba, riba' dan segala jenisnya.

Contoh lain yang dapat diambil dari kaidah ini ;

1. *Menceraikan istri*, lalu ketika waktu iddah'ya hampir habis dia rujuk lagi, lalu menceraikannya lagi, demikian seterusnya tanpa batas akhir sebagaimana di zaman jahiliyah. Sehingga istri yang tidak digauli merasa merana dan terlunta², merasa bukan seperti istri. Maka hal ini termasuk membahayakan dan tidak boleh dilakukan. Karena dengan perceraian juga membahayakan anak² baik secara moril dan psikis.

2. *Suami melarang istrinya menyusui bayinya*. Seorang ayah tidak boleh melarang wanita yang telah melahirkan bayinya menyusui dengan tujuan membuat si wanita itu bersedih hati. Hal ini juga membahayakan phisik anak.

ﻟَﺎ ﺗُﻀَﺎﺭَّ ﻭَﺍﻟِﺪَﺓٌ ﺑِﻮَﻟَﺪِﻫَﺎ ﻭَﻟَﺎ ﻣَﻮْﻟُﻮﺩٌ ﻟَﻪُ ﺑِﻮَﻟَﺪِﻩِ

"Janganlah seorang ibu menderita karena anaknya dan jangan pula seorang ayah (menderita) karena anaknya" [al-Baqarah :233]

3. *Bentuk jual-beli yang mengandung dhoror (bahaya)* Membahayakan kaum Muslimin. Islam melarang jual-beli inah (sejenis riba'), jual beli dengan lempar batu, sistem ijon, jual beli ghoror (yang tidak jelas), jual beli dengan barang² terlarang dan berbahaya dan lainnya.

4. Seseorang menggunakan barang miliknya untuk kebaikan dirinya, namun tindakannya menimbulkan madharat maka juga dilarang. Misalnya seseorang menyalakan api di lahannya di hari yang panas kemudian api membakar apa saja yang ada di lahan itu dan di lahan sekitarnya. Asapnya mengganggu pernafasan penduduk.

5. *Menggali sumur di dekat sumur tetangga* hingga menghabiskan air sumur tetangga. Atau menyebabkan runtuh dinding tetangga. Menurut pendapat Imam Mâlik dan Ahmad, sumur tetangganya harus diisi.

6. Misalnya juga, *seseorang yang mempunyai bau badan yang tidak enak* dan lain sebagainya. Orang ini harus menghilangkan bau badannya. Apalagi membahayakan membuat orang pingsan misalnya.

7. Dan masih banyak contoh yang lain yang menimbulkan bahaya ; penebangan hutan sembarangan, membuang sampah sembarangan, kebut²an dan ugal²an di jalan, melanggar tata tertib lalu lintas, aksi kejahatan dan lainnya. Wajib dilarang.

‘Umar bin Khaththab Radhiyallahu anhu menjatuhkan vonis kepada Muhammad bin Maslamah Radhiyallahu anhu agar ia membiarkan air dari tetangganya mengalir ke lahannya. Beliau berkata, “Engkau harus mengalirkan airnya meskipun melewati perutmu.”

Apa saja yang Allah larang pasti megandung kerusakan agama dan dunia mereka.
Oleh karena itu, Allâh Azza wa Jalla menggugurkan kewajiban bersuci dengan air bagi orang sakit.
8. Jika ada orang bernazar untuk tida makan dan bicara, berjemur tidak berteduh atau berdiri tidak dudk mak wajib membatalkan nadzar tersebut. Dahulu pernah ada orang berangkat haji dengan berjalan kaki maka dilarang oleh nabi, beliau bersabda :

ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻟَﻐَﻨِﻲٌّ ﻋَﻦْ ﻣَﺸْﻴِﻪِ ، ﻓَﻠْﻴَﺮْﻛَﺐْ . ‏(ﻭَﻓِـﻲْ ﺭِﻭَﺍﻳَﺔٍ ‏) ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻟَﻐَﻨِﻲٌّ ﻋَﻦْ ﺗَﻌْﺬِﻳْﺐِ ﻫَﺬَﺍ ﻧَﻔْﺴَﻪ
ُ

Sesungguhnya Allâh tidak membutuhkan jalan orang itu, karenanya hendaklah ia naik kendaraan. (Dalam riwayat lain), “Sesungguhnya Allâh tidak butuh kepada penyiksaan diri yang dilakukan orang ini.”[20]
8. Juga, tentang meng- îlâ’ (bersumpah tidak menyetubuhi) istrinya.

Orang-orang jahiliyah jaman dahulu ada yang melakukan tindakan îlâ’ (bersumpah untuk tidak menggauli istrinya) selama setahun atau dua tahun. Tujuannya ialah menyengsarakan istrinya. Akibatnya, sang istri menjadi wanita yang terkatung-katung dan merana, gersang dan tidak merasa dihargai sebagai istri.
9. Seseorang yang melanggar hukum syai'at lalu dihukum sesuai dengan kejahatannya; atau seseorang menzhalimi orang lain, lalu orang yang dizhalimi menuntut balas dengan adil. Karena yang dimaksud dalam hadits di atas ialah menimbulkan madharat dengan cara yang tidak benar.[1]

Karena menimpakan madharat kepada seseorang dengan cara yang benar, maka itu tidak termasuk yang dilarang dalam hadits di atas.

10. Haram, Menimbulkan madharat kepada seorang muslim.

Tidak boleh memudharatkan (membahayakan) orang lain tanpa alasan yang benar. Seorang Muslim tidak boleh memudharatkan orang yang memudharatkannya, tidak boleh mencaci orang yang mencacinya dan tidak boleh memukul orang yang memukulnya. Untuk meminta haknya, ia bisa memintanya melalui hakim tanpa harus mencaci-maki. Dalam banyak hadits, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang segala yang mendatangkan bahaya atas kaum Muslimin. Diantaranya, sabda Rasûlullâh

ﺇِﻥَّ ﺩِﻣَﺎﺀَﻛُﻢْ ﻭَﺃَﻣْﻮَﺍﻟَﻜُﻢْ ﺣَﺮَﺍﻡٌ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ …

Sesungguhnya darah kalian dan harta kalian haram atas kalian…[2]

11. Melakukan sesuatu yang membahayakan atau merusak kehormatan, harta atau jiwa kaum Muslimin adalah tindakan kezhaliman yang diharamkan oleh Allâh Azza wa Jalla ;

12. Menimbulkan bahaya masalah warisan,

ﻣِﻦْ ﺑَﻌْﺪِ ﻭَﺻِﻴَّﺔٍ ﻳُﻮﺻَﻰٰ ﺑِﻬَﺎ ﺃَﻭْ ﺩَﻳْﻦٍ ﻏَﻴْﺮَ ﻣُﻀَﺎﺭّ
ٍ
“…Setelah (dipenuhi wasiat) yang dibuatnya atau (setelah dibayarkan) utangnya dengan tidak menyusahkan (ahli waris)…” [an-Nisâ’: 12]

Menimbulkan madharat dalam wasiat itu terkadang dalam bentuk :

– Melebihkan bagian ahli waris tertentu dari bagian yang telah ditentukan oleh Allâh Azza wa Jalla, atau hibah berwasiyat memberikan wakaf melebihi separo hartanya yang akibatnya, pasti akan merugikan ahli waris lainnya. Terlunta-lunta tanpa jelas nasibnya. Apalagi anak-anak dan istri ditinggal mati justru ditinggali beban hutang menumpuk.

13. Hadits ini ﻻَ ﺿَﺮَﺭَ ﻭَﻻَﺿِﺮَﺍﺭ (tidak boleh membuat kemudharatan dan tidak boleh membalas kemudharatan) adalah kaidah ushûl. Contohnya: seseorang yang hartanya dirusak orang lain, maka ia tidak boleh membalas dengan merusak harta orang tersebut. Karena, tindakan ini tidak mendatangkan manfaat, justru memperluas kemudharatan.

Kaidah-kaidah cabang yang muncul dari kaidah inti di atas ialah :

1. ﺍﻟﻀَّﺮَﺭُ ﻳُﺪْﻓَﻊُ ﺑِﻘَﺪْﺭِ ﺍﻟْﺈِﻣْﻜَﺎﻥ
ِ
Kemadharatan itu harus dicegah semampunya.

Maksudnya, menghilangkan kemadharatan yang telah terjadi adalah suatu kewajiban, juga diwajibkan untuk memperbaiki kerusakan yang telah ditimbulkan.
Contoh, jika ada seseorang yang membuat saluran air di jalan kemudian saluran air tersebut mengganggu orang yang lewat, maka ia wajib membuang saluran air itu dan juga mengganti atau memperbaiki kerusakan akibat saluran airnya.

2. ﺍﻟﻀَّﺮَﺭُ ﻳُﺰَﺍﻝ
ُ
Kemadharatan harus dihilangkan.

Artinya, kemadharatan harus dicegah sebelum terjadi. Karena, mencegah sesuatu lebih ringan dan lebih mudah daripada menghilangkan kemudharatan yang sudah terjadi. Misalnya, permainan anak-anak yang membahayakan. Ketepil, panah-panahan runcing, smakdown dan sejenisnya yang berbahaya wajib dilarang.

Kaedah ushulnya,

دفع المفاسد مقدم على جلب المصالح

"Mencegak kerusakan itu leih didahulukan daripada memperoleh manfaat"
Bagaimananapun pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Namun demikian, usaha untuk mencegah madharat ini tentu dilakukan semampunya.

Contoh, khamr, narkoba, merokok mengganggu dan membahayakan diri dan orang lain, maka wajib dihilangkan.

Oleh Karena itu, Pemerintah dan Majelis Ulama wajib melarang mengkonsumsi barang-barang yang haram dan membahayakan.

3. ﺍﻟﻀَّﺮَﺭُ ﻟَﺎ ﻳُﺰَﺍﻝُ ﺑِﻤِﺜْﻠِﻪِ

Kemadharatan tidak dihilangkan dengan kemudharatan yang sebanding.

Contohnya, seorang anggota serikat tidak boleh memaksa anggota yang lain untuk membagi harta yang tidak bisa dibagi karena akan merugikan serikat.

4. ﺍﻟﻀَّﺮَﺭُ ﺍﻟْﺄَﺷَﺪُّ ﻳُﺰَﺍﻝُ ﺑِﺎﻟﻀَّﺮَﺭِ ﺍﻟْﺄَﺧَﻒِّ

Kemadharatan yang lebih berat dihilangkan dengan kemadharatan yang lebih ringan.
Contohnya, seorang hakim boleh mengambil bagian harta lebih banyak dari zakat yang seharusnya dikeluarkan oleh orang kaya, jika zakat yang telah dikumpulkan belum bisa memenuhi keperluan orang-orang fakir. Karena kemudharatan akibat pengambilan harta dari si kaya lebih ringan dibandingkan kemudharatan yang ditimbulkan apabila kebutuhan orang-orang fakir tidak terpenuhi.

5. ﻭَﻳَﺘَﺤَﻤَّﻞُ ﺍﻟﻀَّﺮَﺭُ ﺍﻟْﺨَﺎﺹُ ﻟِﺪَﻓْﻊِ ﺿَﺮَﺭٍ ﻋَﺎﻡٍ

Membiarkan kemadharatan yang sifatnya khusus untuk menghilangkan kemudharatan yang sifatnya umum.
Artinya, jika ada dua kemadharatan, maka kemadharatan yang sifatnya umum harus lebih diutamakan untuk dihindari atau dihilangkan, meski akan menimbulkan kemadharatan bagi sekelompok kecil.

Contoh: seorang hakim/ pemerintah boleh memaksa seseorang yang menimbun barang agar menjual sesuai dengan harga pasar. Keputusan hakim tersebut pada dasarnya memang merugikan orang yang menimbun barang, namun jika hakim membiarkannya justru akan terjadi kemadharatan yang lebih besar terhadap masyarakat luas.

6. ﺩَﺭْﺀُ ﺍﻟْـﻤَﻔَﺎﺳِﺪِ ﻣُﻘَﺪَّﻡٌ ﻋَﻠَﻰ ﺟَﻠْﺐِ ﺍﻟْـﻤَﺼَﺎﻟِﺢِ

Menghindarkan kerusakan lebih diutamakan daripada mendatangkan kemashlahatan.
Maksudnya, jika dalam satu perkara terdapat sisi kerusakan dan sisi kemaslahatan, maka yang lebih diutamakan adalah menghindarkan kerusakan.

Meskipun dengan begitu, mengabaikan sisi kemaslahatan.
Contoh, larangan menjual narkoba. Meskipun dengan menjualnya akan mendapatkan keuntungan materi. Karena, narkoba akan merusak akal, hati, fisik dan moral masyarakat secara luas.

Larangan menjual khamr (minuman keras), narkoba, dan menjual rokok karena akan menimbulkan kerusakan terhadap diri, keluarga dan masyarakat. Maka wajib dicegah meskipun ada keuntungan materi, pajak, dan lainnya.

7. ﺇِﺫَﺍ ﺗَﻌَﺎﺭَﺽَ ﺍﻟْـﻤَﺎﻧِﻊُ ﻭَﺍﻟْـﻤُﻘْﺘَﻀِﻲ ﻳُﻘَﺪَّﻡُ ﺍﻟْـﻤَـﺎﻧِﻊُ

Apabila penghalang dan pendukung bertentangan, maka penghalang didahulukan.
Contohnya, larangan untuk membelanjakan harta milik bersama. Meskipun ia memiliki hak untuk membelanjakannya, namun jika ia membelanjakan dapat memadharatkan anggota lainnya yang juga memilikinya.

Kepemilikannya merupakan pendukung, sedangkan kepemilikan orang lain adalah penghalang.

8. ﺍﻟﻀَّﺮَﺭُ ﻟَﺎ ﻳَﻜُﻮْﻥُ ﻗَﺪِﻳْﻤًـﺎ

Kemadharatan yang ada tidak dapat dibiarkan karena lebih dulu ada
Hal ini dikarenakan semua jenis madharat harus dihilangkan, tidak peduli apakah kemudharatan tersebut lebih dulu ada atau tidak.

Contoh, seseorang yang memiliki jendela berhadapan dengan tanah kosong milik orang lain. Kemudian di atas tanah kosong itu didirikan bangunan sehingga jendela yang lebih dulu dibangun tepat menghadap rumah yang baru dibangun, sehingga mengganggu wanita yang menghuni rumah baru. Maka jendela tersebut harus dipindah, meskipun keberadaannya lebih dulu.

Kaidah ini merupakan kaidah yang membatasi kaidah lain, yaitu, “yang telah lama dibiarkan sebagaimana adanya.” Kaidah ini sifatnya umum, mencakup segala sesuatu yang sifatnya telah ada terlebih dahulu.
Contoh, seseorang yang mendapati kayu berada di atas dinding tetangganya, maka ia tidak boleh memindahkan kayu tersebut, karena kayu itu sudah di dinding itu sebelumnya dan diletakkan dengan benar.[21]

FAWAA-ID HADITS ;

1. Hadits ini merupakan kaidah ushûl yang besar. Hadits ini dapat dijadikan landasaran untuk menghukumi perkara-perkara baru yang tidak ada nash (dalil) yang tegas melarangnya.
2. Nabi diberikan oleh Allâh jawâmi’ul kalim (perkataan yang ringkas namun maknanya padat). Hadits ini termasuk jawâmi’ul kalim.
3. Menimbulkan bahaya/kerugian itu haram, baik dengan perkataan, perbuatan atau yang lainnya atau aPa saja.
4. Menghilangkan madharat (bahaya/kerugian) itu hukumnya wajib.
5. Haram bagi seseorang untuk membahayakan dirinya, hartanya atau kehormatannya. Misalnya, dengan melakukan perbuatan yang membahayakan atau mengkonsumsi makanan dan minuman yang membahayakan.
6. Agama Islam adalah agama yang selamat yang menuntun manusia kepada kebaikan dunia dan akhirat, dan memerintahkan untuk meninggalkan perbuatan yang berbahaya dan tidak bermanfaat.
7. Semua perintah dalam Islam akan mendatangkan maslahat dan semua larangan dalam Islam wajib dijauhkan karena mengandung madharat (bahaya). PASTI.
8. Madharat (bahaya) tidak boleh dihilangkan dengan kemadharatan (bahaya) semisalnya apalagi kemadharatan yang lebih besar. Misalnya membunuh nyamuk aides di hidung teman memakai palu.
9. Apabila mafsadah (kerusakan) dan maslahat (kebaikan) berbenturan maka menolak kerusakan harus didahulukan daripada maslahat.
Maroji'
7. Jâmi’ul ‘Ulûm wal Hikam, karya Ibnu Rajab al-Hanbali.
10. Syarhul Arba’în an-Nawawiyyah
11. Al-Fawâid al-Mustanbathah minal Arba’în an-Nawawiyyah.

Tulisan : Ustadz Yazid bin Abdul Qodir rahimahullah.

PELAJARAN HEWAN-HEWAN

🍯 *عبرة الحيونات*

🍯 *PELAJARAN HEWAN-HEWAN*

ﻭَﺇِﻥَّ ﻟَﻜُﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﻧْﻌَﺎﻡِ ﻟَﻌِﺒْﺮَﺓً ﻧُﺴْﻘِﻴﻜُﻢْ ﻣِﻤَّﺎ ﻓِﻲ ﺑُﻄُﻮﻧِﻬَﺎ ﻭَﻟَﻜُﻢْ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻣَﻨَﺎﻓِﻊُ ﻛَﺜِﻴﺮَﺓٌ ﻭَﻣِﻨْﻬَﺎ ﺗَﺄْﻛُﻠُﻮﻥ ‏) ‏( ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻮﻥ : 21)

"Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari apa yang berada dalam perutnya dan juga ada manfaat yang banyak dan darinya ada yang kamu makan"

🍯 *ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﻧْﻌَﺎﻡِ ﻟَﻌِﺒْﺮَﺓ ً*

🍯 *(DI DALAMNYA ADA PELAJARAN)*

- Bukti keagungan Penciptanya.
- Bukti kehebatan dan anugerah nikmatNya yang agung.
- Pelajaran berharga. Hewan-hewan memang diciptakan dan ditundukkan untuk memudahkan urusan manusia. Untuk membantu manusia. Sapi kerbau membajak sawah, kuda unta mengangkut barang dan transportasi, ternak unggas sebagai supply nutrisi, ada yang menjadi keseimbangan hayati dan sebagai penghibur.

ﻭَﻟَﻜُﻢْ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻣَﻨَﺎﻓِﻊُ ﻛَﺜِﻴﺮَﺓٌ ﻭَﻣِﻨْﻬَﺎ ﺗَﺄْﻛُﻠُﻮﻥ

"Di dalam hewan ternak itu ada manfaat yang banyak dan darinya ada yang kalian makan"
- Ditundukkan agar bisa dilatih membantu mencari rejeki, bermain sirkus, komoditas dagangan, menjaga kebun, berburu hewan lain, sebagai sumber pupuk dan pelajaran lainnya.

🍯 *ﻧُّﺴْﻘِﻴﻜُﻢْ ﻣِّﻤَّﺎ ﻓِﻲ ﺑُﻄُﻮﻧِﻬَﺎ*

🍯 *Kami memberimu minuman dari perutnya*

ﻭﻟﺬﺍ ﺟﻌﻞ ﻏﺬﺍﺀ ﺍﻟﺼﺒﻲ ﻓﻲ ﺃﻭﻝ ﺍﻟﻔﻄﺮﺓ ﻣﻊ ﻣﺎ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ ﻋﺠﺎﺋﺐ ﺍﻟﻘﺪﺭﺓ ﺍﻟﺒﺎﻫﺮﺓ

- Sebagai bukti firman Allah ﺗﻌﺎﻟﻰ , "darinya ada minuman yang segar dan darinya kalian makan". Bahkan bayi sejak lahir hingga 2 tahun pun mampu tumbuh secara baik hanya dengan air susu.

-SUSU adalah jenis minuman sekaligus nutrien

(ﺃﻱ ﻣﻦ ﺟﻨﺲ ﺍﻟﻤﺄﻛﻮﻝ ﻭﺍﻟﻤﺸﺮﻭﺏ)

- Dari perut² hewan justru ada sumber air minum yang segar. Berupa susu sebagai sumber gizi bernilai tinggi. Padahal di dalam perut tadi *bercampur bermacam² kotoran* ; darah, nanah, lemak, toxid, kencing dan tahi. *Beraneka ragam warna dan rasa*. Namun yang Allah berikan dari perut itu minuman yang terbaik untuk kita.

🔵- Dari perut² hewan ternak yang bercampur *berbagai warna* ; darah merah, nanah coklat, kekuningan, tahi hitam kecoklatan, lemah putih, namun keluar susu yang putih bersih. Dari *berbagai rasa* ; asin darah, nanah busuk, asin kencing, pahit tahi ternyata keluar madu yang murni dan manis. Atau susu murni yang segar. Dan keluar pada jalurnya masing². Kencing melalui uretra, tahi melalui anus, keringat melalui pori, nanah lewat kelenjar, susu dan madu pun melalui jalur yang terpisah. Maha suci Allah sang Maha Pencipta, Kreator canggih tak pernah bisa tertandingi.

🔵- Sistem produksi susu di dalam tubuh hewan dan keluarnya di antara darah dan kotoran menunjukkan kekuasaan dan keagungan ilahi dan rahmat-Nya yang tak terhingga. Oleh karenanya, ini menjadi pelajaran berharga bagi manusia.

🍯 ﺑﻴﻨﻤﺎ ﺍﻟﻤﻨﺎﻓﻊ ﺍﻟﻤﺬﻛﻮﺭﺓ ﻓﻲ ﺳﻮﺭﺓ ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻮﻥ ﻻ ﺗﺘﺄﺗﻰ ﺇﻻ ﻣﻦ ﺟﻤﺎﻋﺔ ﻣﺘﻌﺪﺩﺓ ﺍﻷﻧﻮﺍﻉ ﻭﺍﻷﻓﺮﺍﺩ ، ﻓﻤﺎ ﻳﺘﺨﺬ ﻟﻸﻛﻞ ﻏﻴﺮ ﻣﺎ ﻳﺘﺨﺬ ﻟﻠﺤﺮﺙ ﻏﻴﺮ ﻣﺎ ﻳﺘﺨﺬ ﻟﻠﺮﻛﻮﺏ ﻏﻴﺮ ﻣﺎ ﻳﺘﺨﺬ ﻟﻠﺘﻜﺎﺛﺮ ﺇﺟﻤﺎﻻ


🔵 *Pelajaran pertama* ; Konsekwensi ikhlas seseorang. Yang digambarkan bergerak sedemikain rupa di tengah masyarakat dan melewati faktor-faktor baik dan buruk yang ada di lingkungan, namun tidak terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Amal seorang muslim, dikepung berbagai kepentingan dan motiv namun mampu memurnikan niyatnya dengan ikhlas.

🍯 *Pelajaran kedua* ; Anjuran meminum susu
- Al Tamhid Limaa fil Muwatho,

🔵 Dari Ibnu 'Abbas ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ – dia berkata :

ﺩﺧﻠﺖ ﻣﻊ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺃﻧﺎ ﻭ ﺧﺎﻟﺪ ﺑﻦ ﺍﻟﻮﻟﻴﺪ ﻋﻠﻰ ﻣﻴﻤﻮﻧﺔ ، ﻓﺠﺎﺀﺗﻨﺎ ﺑﺈﻧﺎﺀٍ ﻣﻦ ﻟﺒﻦٍ ، ﻓﺸﺮﺏ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ، ﻭﺃﻧﺎ ﻋﻠﻰ ﻳﻤﻴﻨﻪ ﻭﺧﺎﻟﺪ ﻋﻠﻰ ﺷﻤﺎﻟﻪ ،

“Aku bersama Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ dan Khalid bin al Walid masuk ke rumah Maimunah. Maimunah menyuguhkan kepada kami satu bejana berisi susu. Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ lantas meminumnya. Aku berada di sebelah kanan Rasulullah sedangkan Khalid ada di sebelah kirinya.

Kami berdua minum dengan penuh riang gembira, Lalu Rosulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ bersabda :

‏« ﻟﻴﺲ ﺷﻲﺀ ﻳﺠﺰﺉ ﻣﻜﺎﻥ ﺍﻟﻄﻌﺎﻡ ﻭﺍﻟﺸﺮﺍﺏ ﻏﻴﺮ ﺍﻟﻠﺒﻦ ». (ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ)

“Tidak ada satupun makanan yang bisa menggantikan makanan dan minuman melebihi susu”.
Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ bersabda :

ﺇﺫﺍ ﺃﻛﻞ ﺃﺣﺪﻛﻢ ﻃﻌﺎﻣﺎ ﻓﻠﻴﻘﻞ : ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻟﻨﺎ ﻓﻴﻪ ، ﻭﺃﻃﻌﻤﻨﺎ ﺧﻴﺮﺍ ﻣﻨﻪ . ﻭﺇﺫﺍ ﺳﻘﻲ ﻟﺒﻨﺎ ﻓﻠﻴﻘﻞ : ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻟﻨﺎ ﻓﻴﻪ ، ﻭﺯﺩﻧﺎ ﻣﻨﻪ ; ﻓﺈﻧﻪ ﻟﻴﺲ ﺷﻲﺀ ﻳﺠﺰﺉ ﻣﻦ ﺍﻟﻄﻌﺎﻡ ﻭﺍﻟﺸﺮﺍﺏ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﺒﻦ " ، (ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ ، ﻭﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ) .

"Apabila salah seorang di antar kalian makan maka berdo'alah ; 'Ya Allah berkahilah kami dalam makanan ini, dan berilah lagi makanan yang lebih baik' dan apabila meminum susu maka berdo'alah ; 'Ya Allah berkahilah kami dalam minuman ini, dan tambahkan lagi', karena tidak ada satupun makanan yang bisa menggantikan makanan dan minuman melebihi susu”.
(Riwayat AtTurmudzi dan Abu Dawud)

- Di dalam Fathul Baari Li Ibni Hajar,

ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ – ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ – ﺍﻥ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺷﺮﺏ ﻟﺒﻨًﺎ ﻓﻤﻀﻤﺾ ﻭﻗﺎﻝ : ﺇﻥ ﻟـﻪ ﺩﺳﻤًﺎ . (ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ﻭﻣﺴﻠﻢ) .

🔵 Dari Ibnu Abbas, sesungguhnya Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ setelah minum susu berkumur-kumur. Beliau lantas bersabda, “Sesungguhnya susu itu mengandung lemak” (HR Bukhari dan Muslim).

ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﺣﺠﺮ ﻓﻲ ﺍﻟﻔﺘﺢ ‏( ﻓﻴﻪ ﺑﻴﺎﻥ ﺍﻟﻌﻠﻪ ﻟﻠﻤﻀﻤﻀﺔ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﺒﻦ ﻓﻴﺪﻝ ﻋﻠﻰ ﺍﺳﺘﺤﺒﺎﺑﻬﺎ ﻣﻦ ﻛﻞ ﺷﻲﺀ ﺩﺳﻢ )
 .
🔵 Ibnu Hajar dalam Fathul Bari mengatakan, “Dalam hadits ini terdapat penjelasan tentang illah dari anjuran berkumur-kumur setelah minum susu yaitu karena mengandung lemak. Sehingga dianjurkan untuk berkumur-kumur setelah mengonsumsi segala sesuatu yang mengandung lemak”.

ﻭَﺇِﻥَّ ﻟَﻜُﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﻧْﻌَﺎﻡِ ﻟَﻌِﺒْﺮَﺓً ﻧُﺴْﻘِﻴﻜُﻢْ ﻣِﻤَّﺎ ﻓِﻲ ﺑُﻄُﻮﻧِﻪِ ﻣِﻦْ ﺑَﻴْﻦِ ﻓَﺮْﺙٍ ﻭَﺩَﻡٍ ﻟَﺒَﻨًﺎ ﺧَﺎﻟِﺼًﺎ ﺳَﺎﺋِﻐًﺎ ﻟِﻠﺸَّﺎﺭِﺑِﻴﻦ
َ

"Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya." (QS. AnNahl : 66)

ﺍﻟﻠﻬﻢ اسقنا لبنا خالصا سائغا شريباطيبا مباركا فيه. آمين

🔵 Ya Allah, berilah kami minuman susu murni segar sebagai minuman berlimpah penuh kebaikan dan keberkahan. Amiin.

🔵✍ ودكم أبو الحسن

DUNIA ; KESENANGAN YANG MENIPU

🌍
*KESENANGAN YANG MENIPU* 🌍

🌍 Siapapun jika mengalami ditipu orang umumnya merasa kecewa, marah bahkan ada yg dendam. Apalagi ditipu hingga milyaran rupiah. Pasti murka.

🌍Namun ada yang aneh tapi nyata. Penipu yang justru seseorang tidak marah kepadanya. Yang ditipu justru bangga dan bahkan menikmati tipuan-tipuannya. Penipu ini merampas harta, waktu, tenaga dan usia.

🌍Allah berfirman,

ﻭَﻣَﺎ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓُ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺇِﻟَّﺎ ﻣَﺘَﺎﻉُ ﺍﻟْﻐُﺮُﻭﺭِ
‏
[ ﺁﻝ ﻋﻤﺮﺍﻥ : 185 ‏]

“Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya.”

🌍Padahal jelas-jelas Allah Ta'ala tegaskan dalam firman-nya:
(يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ ۖ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا ۖ وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ)
[Surat Fatir 5]

"Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdaya kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah"

🌍Namun ada keanehan sebagian manusia yang bangga ditipu dunia.

Rela ditipu dunia....
Bangga usianya dirampas....
Senang waktunya dirompak...
Pasrah ditipu mentah² dengan dunia.....
Terlalaikan dari mengingat akhirat..
Hingga benar² melupakan akhirat...

🌍Amirul mukminin Ali bin Abu Tholib berkata :

" *ﻣَﺜَﻞُ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻛَﻤَﺜَﻞِ ﺍﻟْﺤَﻴَّﺔ*ِ ، ﻟَﻴِّﻦٌ ﻣَﺴُّﻬَﺎ ، ﻭَ ﺍﻟﺴَّﻢُّ ﺍﻟﻨَّﺎﻗِﻊُ ﻓِﻲ ﺟَﻮْﻓِﻬَﺎ ، ﻓﺄﻋﺮﺽ ﻋﻤﺎ ﻳﻌﺠﺒﻚ ﻓﻴﻬﺎ ﻟﻘﻠﺔ ﻣﺎ ﻳﺼﺤﺒﻚ ﻣﻨﻬﺎ ، ﻭﺿﻊ ﻋﻨﻚ ﻫﻤﻮﻣﻬﺎ ﻟﻤﺎ ﺃﻳﻘﻨﺖ ﺑﻪ ﻣﻦ ﻓﺮﺍﻗﻬﺎ ، ﻭﻛﻦ ﺃﺳﺮ ﻣﺎ ﺗﻜﻮﻥ ﻓﻴﻬﺎ ﺃﺣﺬﺭ ﻣﺎ ﺗﻜﻮﻥ ﻟﻬﺎ ، ﻓﺈﻥ ﺻﺎﺣﺒﻬﺎ ﻛﻠﻤﺎ ﺍﻃﻤﺄﻥ ﻣﻨﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﺳﺮﻭﺭ ﺃﺷﺨﺼﻪ ﻋﻨﻪ ﻣﻜﺮﻭﻩ


🌍" *Perumpamaan dunia ini bagaikan ular* , lembut halus sentuhan luarnya tapi racun mematikan di dalamnya. Maka berpalinglah dari a yang menakjubkanmu di dalamnya karena sedikit pula yang akan menyertaimu darinya. Dan lepaskan kesedihan dari dunia sebab engkau juga yakin akan berpisah darinya..."
(كتاب : ﺍﻟﺰﻫﺪ ﻻﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ: 1/165 ‏)

🌍Marilah kita kejar janji Allah Ta'ala dan jangan sampai tertipu oleh dunia dan tertipu oleh setan.....

🌍Imam at-Thobary berkata dalam tafsirnya : 'tidaklah kehidupan dunia ini melainkan kegembiraan semu penuh tipu. Kesenangan dan syahwat kesenangan padanya sedikit. Menipu karena menjadikan manusia terlalaikan. Menyangka dirinya masih lama hidup di dunia. Menduga akhirat itu tidak ada.

🌍 Kesenangan dunia, hakekat yang sebentar. Kegembiraan sekilas. Kelezatan nisbi. Sedap sekejab. Nikmat kilat. Lalu mati. Pergi. Punah. Musnah. Lenyap.

🌍 Kenikmatan dunia bagaikan air hujan menumbuhkan biji. Lalu tumbuh. Lalu menghijau rindang daunnya. Berbunga. Berbuah. Menguning. Layu. Mengering. Hancur. Tinggal puing kenangan.

🌍 Kesenangan penuh tipuan pada kemaksiyatan."


ﻭَﻣَﺎ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓُ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺇِﻟَّﺎ ﻣَﺘَﺎﻉُ ﺍﻟْﻐُﺮُﻭﺭِ

"Alam dunia ini hanyalah kesenangan yang menipu"

🌍 Kesenangannya menipu
Kegembiraannya berdusta
Keceriaannya membohongi
Permainannya mengecoh
Gegap gempitanya menyihir
Gelamor hiburannya mengkhianati
Kebahagiannya memperdayai
Melalaikan manusia dari akhirat,
melupakan hakikat, dengan berbagai hal memikat, dengan kehidupan yang serba singkat.

🌍 Allah mengumpamakan kehidupan dunia ini seperti hujan. Imam Hasan alBashri memperumpamakan kehidupan dunia seperti *hijaunya tumbuh² tumbuhan* , imam Qotadah memisalkan seperti permainan sekilas, permainan yang akan ditinggalkan oleh pemiliknya, maka hendaknya seseorang mengambil dari kesenangan di kehidupan dunia ini dalam rangka untuk ta'at kepada Allah.

ﻭﻣﺎ ﺍﻟﺤﻴﺎﺓ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﺇﻻ ﻣﺘﺎﻉ ﺍﻟﻐﺮﻭﺭ


🌍 Imam Ibnu Katsir berkata tentang ayat di atas : pengecilan dan tidak berharganya nilai dunia di sisi Allah, betapa remeh urusannya, karena pasti fana (berakhir), sedikit dan sebentar

🌍 Justru, alam akhirat itulah yang lebih baik dan kekal abadi,

ﺑَﻞْ ﺗُﺆْﺛِﺮُﻭﻥَ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓَ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ * ﻭَﺍﻟْﺂﺧِﺮَﺓُ ﺧَﻴْﺮٌ ﻭَﺃَﺑْﻘَﻰ .

"Akan tetapi kalian lebih mimilih kehidupan dunia padahal akhirat lebih baik dan lebih kekal."

🌍 Allah ﺗﻌﺎﻟﻰ berfirman :

ﻓَﻤَﺎ ﺃُﻭﺗِﻴﺘُﻢ ﻣِّﻦ ﺷَﻲْﺀٍ ﻓَﻤَﺘَﺎﻉُ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻭَﻣَﺎ ﻋِﻨﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺧَﻴْﺮٌ ﻭَﺃَﺑْﻘَﻰٰ ﻟِﻠَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻭَﻋَﻠَﻰٰ ﺭَﺑِّﻬِﻢْ ﻳَﺘَﻮَﻛَّﻠُﻮﻥَ

"Maka apa saja yang diberikan kepadamu, itu adalah kenikmatan hidup dunia; dan yang ada pada sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman, dan hanya kepada Rabb mereka, mereka bertawakkal." (Ash-Syura: 36)

ﻭَﻣَﺎ ﺃُﻭﺗِﻴﺘُﻢ ﻣِّﻦ ﺷَﻲْﺀٍ ﻓَﻤَﺘَﺎﻉُ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻭَﺯِﻳﻨَﺘُﻬَﺎ ﻭَﻣَﺎ ﻋِﻨﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺧَﻴْﺮٌ ﻭَﺃَﺑْﻘَﻰ ﺃَﻓَﻠَﺎ ﺗَﻌْﻘِﻠُﻮﻥَ .

"Maka apa saja yang diberikan kepadamu, itu (hanyalah) kenikmatan hidup dunia; dan yang ada pada sisi Allah lebih baik dan lebih kekal maka apakah kamu tidak berfikir?"

ﻗُﻞْ ﻣَﺘَﺎﻉُ ﺍﻟﺪَّﻧْﻴَﺎ ﻗَﻠِﻴﻞٌ ﻭَﺍﻵﺧِﺮَﺓُ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟِّﻤَﻦِ ﺍﺗَّﻘَﻰ ‏[ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ : 77 ‏]

"Katakanlah, kesenangan dunia itu sedikit, dan akhirat itu lebih baik bagi orang yang bertaqwa"


🔵 ودكم أبو الحسن

SYAIKH SHOLIH

MUNGKIN SAJA DIA CUCU KETURUNAN ANSHOR

Wahai syaikh....
Dengan ini, ku sampaikan rasa 'ghibtoh' ku kepadamu..

Kami seperti sulit menyamaimu....
Perawakan yang sempurna. Jika kami berkumpul di ruang kelas atau masjid... engkau lah yang tampak paling berbeda. Semua mata-mata tertuju dimana kamu berada.

*'AINU NASER*

Hidung dan cambang, jenggot dan dan ketinggian jelas engkau unggul. Pandangan wajahmu sangat tajam, bagaikan pandangan mata elang. Ahlul maksiyat niscaya gentar dan lumpuh menatapmu. Pandangan sinar mata yang sehari² bersih dari pandangan dosa. Apakah haibah tatapanmu timbul karena terjaganya matamu dari menatap aurot wanita dan jauhnya memandang situs maksiyat ?.
Penghobi maksiyat bagaikan tikus celurut yang mengkerut tak mampu berkutik dengan tatapan tajam mata kobra.

*LAKAL HAIBAT*

Berjalan tegap penuh kewibawaan dan kemuliaan. Meskipun ada orang belum kenal, begitu jumpa pasti mengisyaratkan hormat. Atmosfer ketaatan hari-harimu menjaga engkau dari gangguan. Orang-orang tempe dan teri -teri kecil mana yang hendak berani menantangmu yang begitu besar ? Apa mungkin manusia-manusia kusam jalanan mendongakkan tantangan kepadamu yang jangkung.? Lengan dan kakimu yang kekar kuat telah membungkam rapat jiwa-jiwa jahat sebelum berani berbuat. Jika mau niyat menggangu pasti pikir dulu empat kali lipat. Urungkan tekad daripada sekarat.

*TAJIR KABIR*

Yang sisi ini juga sulit ditandingi. Engkau dijamin kerajaan untuk bolak-balik Indonesia-KSA. Di negerimu engkau hidup sejahtera. Rejeki berlimpah penuh barokah. Engkau pasti dididik oleh banyak ulama' besar. Engkau sebagai pengurus lajnah dirosah jami'ah yang dipercaya pasti punya kelebihan ilmu dan amal daripada 'wong cilik' seperti kami.




 *NI'MAL 'AMALU FIIK*


Mudahnya ya Syaikh ya Habib untuk menunaikan hajji, umroh, thowaf, hibah, ziaroh dan ibadah di negeri terbaik, di masjid terbaik.

Engkau pasti dengan mudah sering meneguk air zam-zam, air terbaik. Sayang dan kasihan kita kawan.....seumur hidup tenggorokan kita tidak pernah teraliri air zam-zam. Tidak pernah menelan ruthob janiyya, tidak pula tamer ajwa', tidak juga buah tiin dan zaitun.




 Peluang dan kesempatan ijabah do'amu pasti lebih dominan daripada istojabah kami. Apa dengan air mubarokah, dengan multazam, dengan roudhoh, dengan arofah, dengan Uhud, dengan lailatul qodar, dengan safar, dengan umroh romadhon.


Hari-harimu sholat di masjid terbaik. Berdiri dan sujud di atas hamparan permadani bersih yang sejuk. di masjid-masjid nyaman dan aman. Sholat penuh khusyuk. Dengan imam2 pilihan terbaik. Telingamu terdengarkan bacaan-bacaan imam pilihan dengan fashohah tingkat tinggi. Dengan mazaya, dengan ma'ayir, dengan naghomat. Didengarkan ilmu2 di majlis 'ulama sepuh ahlus sunnah. Diperdengarkan khutbah2 menyentuh hati menangiskan mata menggetarkan jiwa....

Sedangkan kami kasihan..kasihan. Sholat sangat cepat. Masa' berak lebih lama daripada sholat. Masjid2 dikotori bid'ah-bid'ah, jalan-jalan dipenuhi aurot, media-media dipenuhi sampah, kecuali di tempat2 tertentu. Telinga yang tidak pernah ditembus 'shoutu Dawud, telinga penuh congèk2 gosip dan nyanyian rendahan. Telinga yang sering dijejali syubhat2 murahan. Kasihan kita kawan.

Kasihan kita kawan. Hidungmu tak pernah menghirup 'aroma surga'. Namun ruanganmu, rumahmu, dan masjid-masjidmu ya Syaikh.... dipenuhi harum GAHARU. Dan gaharu super. Tahukan kawan berapa harga gaharu hindi super ? Ada yang 700 ribu hingga jutaan kawan. TAJIR royal, penuh keistiqomahan.
Ruang2 masjidmu mengepul asap gaharu, kedatangan anak-anakmu ditandai datangnya penuh aroma 'Al-misku'. Terkadang berganti Zagfaron, Roihan, Thiibul udzfur. Keadaanmu bagaiKan seorang raja yang tidak pernah bekerja. Tapi bertaburan rejeki yang datang sendiri. Inilah buah ketaqwaan kawan.
Bandingkan dengan masjid2 kampungmu wahai sobat.....

Yang imamnya 'ngedumel' seperti membaca mantra, penuh nyamuk dan walang sangit. Sholat magrib anak-anak ribut seperti pasar. DIMANAkah khyushuk, dimanakah tangis, dimanakah tumakninah, Dimanakah mazamir Dawud, dimanakah syifa', dimanaah mazaya, dimanakah farhus shodr, dimanakah nikmatnya do'a. Kenapa habis sholat seperti habis olah raga? Keringat 'gobyos' kabeh....hadehh..
Perjumpaan denganmu...menumbulkan rasa 'ghibtoh'ku.

قد افلح من اسلم ورزقه كفافا، وقنعه الله بما اتاه
اللهم آتنا الفضل كما فضلت عبادك الصالحين. آمين....

On the train,